<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046698367024040619</id><updated>2011-11-27T17:36:19.820-08:00</updated><category term='Pemilu 2009'/><category term='pameran lukisan'/><category term='Global Warming'/><category term='catatan ku'/><category term='Film'/><category term='Bertualang'/><category term='Nasionalisme'/><category term='Sports'/><category term='Gerakan Mahasiswa'/><category term='Lingkungan'/><category term='politisi busuk'/><category term='Bom Bali'/><title type='text'>Coretan</title><subtitle type='html'>sekedar coretan ga mutu</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>RoemahDjingga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_8r-yNo24cwY/SD64smlV2PI/AAAAAAAAABc/Siw8pP-1GCw/S220/sumba042005_d.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>26</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046698367024040619.post-1825045895399119303</id><published>2008-12-13T10:25:00.000-08:00</published><updated>2010-11-16T09:35:16.688-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemilu 2009'/><title type='text'>Calon DPD dan Caleg Partai di Bali Tidak Ramah Lingkungan!!!!</title><content type='html'>&lt;div id="preview"&gt; &lt;div style="display: block;" id="previewbody"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_8r-yNo24cwY/SUP8lh-FlaI/AAAAAAAAAG8/qO9peclcuME/s1600-h/pemilu-2009.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 169px; height: 138px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_8r-yNo24cwY/SUP8lh-FlaI/AAAAAAAAAG8/qO9peclcuME/s320/pemilu-2009.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279340909912495522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Menyambung tulisan saya sebelumnya, tentang caleg &lt;a title="Caleg Memaku Pohon" href="http://untukmerahputihku.blogspot.com/2008/12/para-caleg-parpol-lagi-genit-mau-kawin.html" target="_blank"&gt;“Mohon Doa Restu dan Dukungannya”&lt;/a&gt; yang beberapa hari lalu saya posting. Kini jari saya kembali “gatal” untuk menulis kegelian saya melihat, kebodohan para calon anggota legislatif kita. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Anggap saja tulisan ini sebagai surat terbuka bagi para calon DPD dan caleg parpol agar segera menyadari kekeliruan yang menyebabkan dia tidak terpilih jadi wakil rakyat hehehe…&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kebodohan kali ini, adalah soal berlomba-lombanya para kontestan pemilu 2009 ini memasang baliho dan spanduk kampanye yang sama sekali tidak ramah lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ada dua macam kebodohan para caleg kita, &lt;strong&gt;&lt;em&gt;pertama&lt;/em&gt;,&lt;/strong&gt; mereka (calon DPD dan caleg parpol) memasang dan menggunakan baliho atau spanduk kampanye mereka, dengan cara memaku materi kampanye mereka ke batang serta dahan pohon di pinggir-pinggir jalan. Kebodohan &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Kedua,&lt;/strong&gt; &lt;/em&gt;para kontestan pemilu 2009 ini menggunakan materi &lt;em&gt;printing&lt;/em&gt; kampanye yang tidak bisa diurai dan sangat tidak ramah lingkungan, seperti &lt;strong&gt;PLASTIK&lt;/strong&gt;!!!&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;img class="alignleft size-medium wp-image-164" style="margin: 5px;" title="caleg_tanpa-program2" src="http://untukmerahputih.files.wordpress.com/2008/12/caleg_tanpa-program2.jpg?w=234&amp;amp;h=168" alt="caleg_tanpa-program2" align="left" height="168" hspace="5" width="234" /&gt;Seharusnya mereka “berpikir” bahwa spanduk dan baliho mereka berbahan dasar plastik itu akan menambah penggunaan plastik dan sudah pasti limbahnya akan berdampak pada semakin rusaknya lingkungan di sekitar kita.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bagi saya kedua kebodohan ini saling terkait satu dengan yang lain dan sama-sama berdampak buruk terhadap lingkungan sekitar kita.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Saya tidak tahu apakah pernah terlintas didalam benak para calon DPD dan caleg parpol, hendak dibawa kemana limbah spanduk dan baliho PLASTIK sisa kampanye mereka?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bukankah sejak Sekolah Dasar kita sudah diajarkan untuk selalu peduli pada lingkungan sekitar kita. Kita juga diajar bahwa plastik adalah material yang tidak dapat terdegradasi atau terurai secara alami, plastik menjadi menyebabkan masalah lingkungan yang semakin besar di muka bumi ini. Dengan semakin bertambah penggunaan plastik, terutama plastik komoditi seperti &lt;em&gt;polietilena&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;polipropilena&lt;/em&gt;, maka bertambah pula limbah hasil pemakaian plastik.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kedua kebodohan ini menurut saya menunjukan bahwa ternyata caleg dan calon DPD kita sama sekali tidak punya KEPEKAAN LINGKUNGAN yang baik. Demi sebuah ambisi menduduki kursi jabatan legislatif dan dipandang terhormat oleh masyarakat. Para caleg khususnya yang berasal dari Bali menjadi lupa diri dan lupa pada kearifan ajaran leluhur yakni &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Tri Hita Karana&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;, yang merujuk pada ajaran tentang keselarasan, keseimbangan dan keharmonisan hidup antara Sanghyang Jagatkarana (Tuhan Semesta alam), Bhuana (bumi/lingkungan sekitar), dan Manusia.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Dalam pemahaman saya, keselarasan dan keharmonisan hidup manusia merupakan keselarasan dari ketiga dimensi alam (Tri Hita Karana). &lt;/span&gt;Manusia dengan Tuhannya, Manusia dengan alam lingkungannya, dan Manusia dengan sesamanya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bukankah Tri Hita Karana mengajarkan pada kita untuk saling mengasihi, menghormati dan bertanggungjawab tidak hanya kepada Sanghyang Jagatkarana dan sesama manusia semata? Tetapi juga mengasihi lingkungan sekitar kita? Termasuk tumbuh-tumbuhan (baca: pohon)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;img class="alignleft size-medium wp-image-166" style="margin: 5px;" title="cimg6559" src="http://untukmerahputih.files.wordpress.com/2008/12/cimg6559.jpg?w=177&amp;amp;h=236" alt="cimg6559" align="left" height="236" hspace="5" width="177" /&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Manusia baik individu maupun kelompok seharusnya taat dan patuh terhadap aturan dan hukum alam yang telah digariskan kepadanya melalui ajaran agama. Kata “&lt;/span&gt;agama” berasal dari bahasa Sansekerta yang terdiri atas “A” (tidak) dan “Gama” (kacau). &lt;span lang="IN"&gt;Jadi agama adalah instrumen dalam mengatur segala segi kehidupan manusia agar tidak terjadi kekacauan dalam kehidupan dan sebaliknya keselarasan, ketentraman dan kedamaian hidup dapat dicapai. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Bagi saya saat para caleg dan calon DPD sudah melanggar norma dan aturan agama (Hindu) yang telah digariskan alam semesta. Maka salahsatu akibatnya adalah terjadinya degradasi moral manusia yang akan menjadikan manusia hanya menjalankan hawa nafsu untuk memenuhi segala hasrat hidupnya tanpa memperdulikan kaidah norma hidup. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Saya menjadi geli sendiri, belum terpilih saja para caleg dan calon DPD sudah MERUSAK LINGKUNGAN dengan kedua kebodohan tadi. Bagaimana jika nanti terpilih??? Padahal para Calon anggota DPD dan Legislatif kita ini tidak sedikit yang bergelar Sarjana, Master dan Doktor di bidang ilmu masing-masing. Merusak lingkungan dengan memaku (baca: “menyakiti”) pohon dan menambah limbah plastik adalah perbuatan mengacuhkan ajaran-ajaran budi pekerti bangsa ini.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tidak heran jika banyak kasus-kasus pembangunan yang merusak lingkungan dan tidak bisa diselesaikan oleh DPR RI dan DPRD tingkat I maupun II. Masih ingatkan kasus alih fungsi hutan Lindung Si Api-Api yang kemudian menyeret beberapa anggota DPR RI termasuk Al-Amin Nasution, yang menerima dana suap dari eksekutif daerah setempat…!!! Sungguh melalukan…&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bagi saya, saya akan memilih calon DPD, PARTAI, CALEG, dan PRESIDEN yang RAMAH dan PEDULI pada LINGKUNGAN, agar persoalan-persoalan lingkungan kita, termasuk pengundulan hutan baik ilegal maupun untuk perkebunan sawit bisa segera terselesaikan…&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ingat Dunia ini semakin hancur karena GLOBAL WARMING yang diakibatkan oleh kebijakan kapitalisasi pembangunan yang tidak RAMAH LINGKUNGAN!!!&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;salam,..&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046698367024040619-1825045895399119303?l=untukmerahputihku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/feeds/1825045895399119303/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046698367024040619&amp;postID=1825045895399119303&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/1825045895399119303'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/1825045895399119303'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/2008/12/calon-dpd-dan-caleg-partai-di-bali.html' title='Calon DPD dan Caleg Partai di Bali Tidak Ramah Lingkungan!!!!'/><author><name>RoemahDjingga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_8r-yNo24cwY/SD64smlV2PI/AAAAAAAAABc/Siw8pP-1GCw/S220/sumba042005_d.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_8r-yNo24cwY/SUP8lh-FlaI/AAAAAAAAAG8/qO9peclcuME/s72-c/pemilu-2009.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046698367024040619.post-8825886786719536567</id><published>2008-12-01T13:58:00.000-08:00</published><updated>2010-11-16T09:43:39.709-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemilu 2009'/><title type='text'>Para Caleg Parpol Lagi Genit Mau “Kawin” !!!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_8r-yNo24cwY/ST7qmMpAhhI/AAAAAAAAAFo/NwrjQdmcMGc/s1600-h/caleg_program-genit.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 149px; height: 166px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_8r-yNo24cwY/ST7qmMpAhhI/AAAAAAAAAFo/NwrjQdmcMGc/s320/caleg_program-genit.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5277913755273954834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place" downloadurl="http://www.5iantlavalamp.com/"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="State"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City" downloadurl="http://www.5iamas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal  {mso-style-parent:"";  margin:0cm;  margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:12.0pt;  font-family:"Times New Roman";  mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} p  {mso-margin-top-alt:auto;  margin-right:0cm;  mso-margin-bottom-alt:auto;  margin-left:0cm;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:12.0pt;  font-family:"Times New Roman";  mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1  {size:612.0pt 792.0pt;  margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt;  mso-header-margin:36.0pt;  mso-footer-margin:36.0pt;  mso-paper-source:0;} div.Section1  {page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin:0cm;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Times New Roman";  mso-ansi-language:#0400;  mso-fareast-language:#0400;  mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya sudah lama saya tergelitik untuk menulis tingkah polah para calon legislatif (caleg) dari partai politik kita yang semakin hari terasa semakin &lt;b&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;GENIT&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; saja.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Genit karena ternyata sebagian para caleg ini hanya bisa &lt;b&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;JUAL DIRI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; saja alias jual ketampanan dan kecantikannya semata. Padahal kalau mau dilihat, hanya sedikit saja dari mereka yang benar-benar tampan dan cantik, sisanya.. tanya saja pada rumput yang bergoyang, seperti syair Ebiet G. Ade dalam salahsatu lagunya.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt; &lt;!--more--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Lihat saja ribuan media kampanye mereka, yang bertebaran di hampir semua perempatan dan tepian jalanan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;. Semuanya nyaris TANPA PROGRAM KERJA PARTAI POLITIK mereka, dan hal apa saja yang akan mereka perjuangkan bagi rakyat yang akan memilihnya. &lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Setiap membaca media kampanye mereka yang dicetak dalam bentuk mulai dari spanduk hingga baliho berbagai ukuran, saya hanya bisa geleng-geleng kepala karena nyaris &lt;b&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;TIDAK ADA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; satu program mendesak yang benar-benar &lt;b&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;KONGKRIT&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; yang akan mereka perjuangkan jika mereka berhasil duduk di kursi rakyat nanti.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tetapi para caleg ini cukup &lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;KONSISTEN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; dan &lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;KOMPAK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; dengan satu-satunya "program" yang mereka KAMPANYE-kan bersama yakni: &lt;b&gt;&lt;span style="color:fuchsia;"&gt;"MOHON DOA RESTU SERTA DUKUNGANNYA"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;..  membaca tulisan ini saya berpikir ini kampanye politik para caleg parpol atau &lt;b&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;UNDANGAN PERNIKAHAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;???. &lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kalau para caleg itu menjawab "lha ini &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;kan&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; untuk meminta dukungan rakyat", maka saya pun dengan sinis akan menjawab.. "Walaaah baru jadi caleg saja sudah &lt;b&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;MINTA-MINTA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; dan me-&lt;b&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;MOHON-MOHON&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;, lha terus kapan kalian akan memberi PELAYANAN yang TULUS kepada rakyat???" &lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;"..Belum jadi WAKIL RAKYAT saja sudah punya mental &lt;b&gt;PENGEMIS&lt;/b&gt;,.. tidak heran jika kemudian banyak WAKIL RAKYAT yang menjadi &lt;b&gt;PERAMPOK&lt;/b&gt; uang rakyat alias &lt;b&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;KORUPTOR&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; dan terima &lt;b&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;SUAP&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; sini..."&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8r-yNo24cwY/ST_WKYNzhHI/AAAAAAAAAGI/sIXAQl-_56k/s1600-h/caleg+penganten.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 119px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8r-yNo24cwY/ST_WKYNzhHI/AAAAAAAAAGI/sIXAQl-_56k/s400/caleg+penganten.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278172762088899698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Lihat saja foto spanduk kedua caleg perempuan ini, mereka seolah-olah hendak “&lt;/span&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;MENIKAH&lt;/span&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;” dengan Sri Sultan Hamengku Bhuwono X, karena foto keduanya disandingkan dengan NGARSO DALEM… Lha walaaaah.. kedua caleg ini masang foto Raja Jawa yang sangat dihormati sudah minta ijin sama Kanjeng Ratu Hemas belum yah??? &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Bagi saya, program kerja &lt;b&gt;&lt;span style="color:fuchsia;"&gt;"MOHON DOA RESTU DAN DUKUNGANNYA" &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;ini tidak lebih sebuah kegenitan politik. Tapi ya mau bagaimana lagi, daripada ada caleg yang cuma mencetak FOTO CALEG dan LAMBANG PARTAI mereka besar-besar, tanpa embel-embel tulisan program selain nama caleg dan nama plus nomor parpolnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8r-yNo24cwY/ST_WXNCQMTI/AAAAAAAAAGQ/Tr1NuBy1_RE/s1600-h/caleg_tanpa-program.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 178px; height: 128px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8r-yNo24cwY/ST_WXNCQMTI/AAAAAAAAAGQ/Tr1NuBy1_RE/s400/caleg_tanpa-program.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278172982425956658" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Saya jadi geli dengan kampanye caleg yang model seperti ini. Karena FOTO CALEG dan LAMBANG PARTAI semakin menunjukan membuktikan ke-TAKUT-an saya bahwa memilih orang yang tidak punya &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;KONSEP&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color:black;"&gt; tentang bagaimana mensejahterakan rakyat, hanya akan menjadikan para caleg sebagai &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 102);"&gt;POLITISI BUSUK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;, yang bisanya hanya tunduk pada ELIT PARTAI, dan bukan tunduk pada RAKYAT!!!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Melihat kedua kegenitan ini, saya semakin yakin kalau sebagian besar caleg ini hanya mengejar ambisi kekuasaan semata, agar mereka tenar dan populer plus dihormati sebagai "wakil rakyat" yang sebenarnya "wakil parpol". &lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Saya menjadi bingung bercampur geli, plus bercampur lain-lainnya, mau &lt;/span&gt;memilih kedua macam caleg ini. Lha kenal saja tidak, parahnya ada beberapa preman malah jd caleg juga…Tapi bagaimana saya mau memilih mereka kalau baru kampanye saja sudah tidak punya KONSEP jualan apa yang akan mereka kerjakan… &lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;hhhmmmm akhir kata bagaimana kalau saya usul kepada para caleg untuk BELAJAR marketing pada tukang obat di kaki &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;lima&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; yang lebih ciamik, kalau jualan obatnya....&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046698367024040619-8825886786719536567?l=untukmerahputihku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/feeds/8825886786719536567/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046698367024040619&amp;postID=8825886786719536567&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/8825886786719536567'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/8825886786719536567'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/2008/12/para-caleg-parpol-lagi-genit-mau-kawin.html' title='Para Caleg Parpol Lagi Genit Mau “Kawin” !!!!'/><author><name>RoemahDjingga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_8r-yNo24cwY/SD64smlV2PI/AAAAAAAAABc/Siw8pP-1GCw/S220/sumba042005_d.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_8r-yNo24cwY/ST7qmMpAhhI/AAAAAAAAAFo/NwrjQdmcMGc/s72-c/caleg_program-genit.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046698367024040619.post-4270704609553585083</id><published>2008-11-20T14:09:00.000-08:00</published><updated>2010-11-16T09:38:10.363-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pameran lukisan'/><title type='text'>Syeh Puji Dipamerkan di Bali</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8r-yNo24cwY/ST7s4UvJX7I/AAAAAAAAAGA/MwifSamRSw4/s1600-h/S-Puji-145x180-2008-Mixed-Media.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 127px; height: 163px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8r-yNo24cwY/ST7s4UvJX7I/AAAAAAAAAGA/MwifSamRSw4/s320/S-Puji-145x180-2008-Mixed-Media.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5277916265708085170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Masih ingatkan kasus Syech Puji, pengusaha kaligrafi yang menikahi anak perempuan berusia 12 tahun. “Keberanian” Syeh Puji meminang anak gadis di bawah umur, telah menjadi inspirasi tersendiri bagi seniman asal Lamongan yang telah menetap di Bali, dalam menuangkan karyanya. &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Terbukti dari sebuah lukisan berukuran 2 x 1,5 meter karya perupa Diyano Purwadi, yang dipamerkan beserta belasan lukisan yang lain, di ruang pameran Hanna Art Space - Pengosekan - Ubud - Bali.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Diyano mengaku tertarik menampilkan sosok Syeh Puji setelah pria yang sukses dalam dunia usaha itu dinilai memiliki kelemahan. “Syeh Puji punya kelemahan, yakni sebagai seorang tokoh dia ternyata tidak mengenal angka,” kata ujar Dinayo&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Didampingi kurator pameran Arif B Prasetyo, Diyano menyebutkan, kalau saja Syah Puji mengenal dan paham dengan angka, dia pasti tidak menikahi anak gadis yang baru berusia 12 tahun.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Angka 12 dalam usia seorang gadis, adalah dilarang untuk dinikahi berdasarkan ketentuan perundangan yang ada,” kata seniman yang kerap keliling daerah memamerkan karyanya itu.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Namun karena Syeh Puji tidak mengenal angka, dipinang jugalah gadis yang sesungguhnya pantas menjadi anak atau bahkan cucunya itu.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Fenomena yang cukup ganjil itulah yang kemudian mengilhami Diyano untuk mengangkat tokoh kontroversial tersebut ke atas kanvas.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Pameran yang diberi tajuk “Human Condition”, menampilkan goresan tangan pada belasan kanvas yang menampilkan sosok tubuh manusia tanpa busana.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;General Manager Hanna Art Space, Nicolaus FK menyebutkan, sebanyak 12 lukisan karya Diyano yang rata-rata berukuran cukup besar, akan dipamerkan hingga 5 Desember 2008.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dari lukisan sosok tubuh manusia sebanyak itu, hanya sebuah diantaranya yang tertera berbusana, itupun hanya mengenakan celana dalam warna merah.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Lukisan yang diberi judul Syeh Puji itu, menggambarkan seorang pria bercelana cawat, berkalung tasbih dan berjenggot, dengan gagah perkasa mengangkat tubuh wanita cilik tanpa busana.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Nah kalau teman-teman kebetulan sedang berada ke Bali dan ingin melihat “Syeh Puji” yang telanjang dan sedang dipamerkan, silahkan berkunjung ke Hanna Artspace - Ubud.(*)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046698367024040619-4270704609553585083?l=untukmerahputihku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/feeds/4270704609553585083/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046698367024040619&amp;postID=4270704609553585083&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/4270704609553585083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/4270704609553585083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/2008/11/syeh-puji-dipamerkan-di-bali.html' title='Syeh Puji Dipamerkan di Bali'/><author><name>RoemahDjingga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_8r-yNo24cwY/SD64smlV2PI/AAAAAAAAABc/Siw8pP-1GCw/S220/sumba042005_d.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8r-yNo24cwY/ST7s4UvJX7I/AAAAAAAAAGA/MwifSamRSw4/s72-c/S-Puji-145x180-2008-Mixed-Media.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046698367024040619.post-4147478277223409361</id><published>2008-10-01T10:37:00.000-07:00</published><updated>2010-11-16T09:42:26.312-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan ku'/><title type='text'>Hilangnya Silaturahmi Jiwa</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8r-yNo24cwY/SUQBadpi-ZI/AAAAAAAAAHE/Bt7-rSVl0co/s1600-h/lebarancard.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 150px; height: 89px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8r-yNo24cwY/SUQBadpi-ZI/AAAAAAAAAHE/Bt7-rSVl0co/s320/lebarancard.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279346217332177298" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Baru tersadar, ternyata ada yang terhilang dari setiap hari raya saat ini. Lama saya berpikir, ternyata yang terhilang itu budaya saling berkirim kartu ucapan selamat merayakan hari raya, yang dikirimkan oleh sanak saudara kita dan orang-orang terdekat kita dari tempat yang jauh atau kota yang berbeda di dalam atau di seberang pulau. &lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt; &lt;!--more--&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Sebuah kartu ucapan selamat dalam berbagai bentuk dan ukuran dan juga warna-warni tinta yang menghiasi permukaan kartu. Di dalam kartu, tentunya sebuah ucapan selamat yang ditulis dan ditanda tangani langsung oleh si pengirim. &lt;/span&gt;Setiap goresan tinta pulpen adalah penyambung silaturahmi jiwa antara si pengirim dan si penerima.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Bicara soal goresan tinta, saya teringat saat kelas tiga SD dulu, salah seorang guru Bahasa Indonesia saya mengarahkan pada saya agar mengatur soal tebal tipisnya goresan pada tulisan. Menurutnya tebal tipisnya goresan tinta menunjukan tingkat emosional kita, semakin  menekan pulpen maka semakin tebal goresan tintanya, dan ini menunjukan bahwa kita sedang melakukan sebuah penegasan, kemarahan, kejengkelan, dan sejenisnya. Tetapi jika tulisan itu dalam goresan yang normal maka standar emosi kita pun sedang dalam kondisi normal. Ibu guru ini mengajari saya menulis menggunakan pulpen miliknya yang di ujung atasnya ada tombol warna-warni (hitam, biru, merah dan hijau) sebagai penanda tinta yang akan digunakan, kalau tidak salah pulpen itu mereknya &lt;i style=""&gt;BIP.&lt;/i&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Kembali pada kartu ucapan selamat berhari raya yang sudah nyaris hilang dari budaya bangsa ini, saya juga jadi terpikir bagaimana dengan nasib pak pos pengantar &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;surat&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; dan telegram yang kerap datang ke rumah menggunakan sepeda atau motor dengan helm dan jaket berwarna oranye. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Pak pos yang setia mengunjungi rumah setiap warga menjelang &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Natal&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; dan Tahun Baru atau Lebaran, hhhmmm… bagaimana kabar mereka ya. Saya jadi teringat masa kecil saya, begitu mendengar suara bel sepeda atau motor yang kemudian diikuti dengan kata: “pos..pos…”. &lt;span style="" lang="DE"&gt;saya langsung berteriak “surat..surat..” sambil berlari berebutan dengan kakak dan adik bungsu saya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Kami berebutan membuka pintu dan kemudian berlari secepat-cepatnya keluar untuk menjumpai pak pos. Saat kami menghampirinya pak pos juga bertanya apakah benar atau tidaknya alamat yang dituju hanya untuk memastikan apakah surat dan kartu undangannya sampai pada tangan yang benar.. Tapi kalau Pak pos itu sudah kerap mengantar surat ke rumah kami, paling-paling dia hanya bilang, ada surat nih buat bapak, atau ibu,.. atau ada surat buat Jeffry, Cherry, Nito, yang semuanya kakak-kakak saya... karena saya dan adek saya Vico belum punya „sahabat pena“ di seberang pulau.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Saya rindu dengan suasana menyambut hari raya, karena seminggu sebelum menjelang hari raya saya selalu ditugasi oleh Bapak dan ibu saya untuk membeli kartu ucapan selamat berhari raya. Kemudian bapak yang menulis dan menandatangani-nya, kakak saya Nito yang memasukannya dalam amplop dan kemudian me-lem perangkonya dengan menggunakan lem nasi, kanji atau tidak jarang menggunakan (maaf) ludah dengan cara menjilat permukaan  bagian belakang prangko itu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Tidak jarang didalam isi kartu itu Bapak menyelipkan satu atau beberapa lembar foto keluarga terbaru kepada sanak saudara di seberang pulau, ya maklum saja, kala itu belum ada internet. Kemudian saya dan Nito mengantarkannya ke kantor pos.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Saya juga merindu suasana dimana hati bedebar menanti kartu ucapan selamat berhari raya dari sanak saudara dan teman-teman. Bahkan tidak jarang kartu ucapan itu kemudian disimpan baik dalam sebuah amplop besar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Aaahhh,..... Mengenang dan merindu itu semua, saya jadi merasa bersalah, karena saya salah satu orang yang sudah hampir sepuluh tahun ini menjadi pecandu teknologi khususnya internet dan SMS.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Saya salah seorang yang gemar mengirimkan kartu-kartu ucapan selamat berhari raya dan &lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;selamat ulang tahun melalui internet. Atau sekedar mengirimkan ucapan selamat melalui SMS.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Saya penganut kemajuan teknologi, tapi untuk itu banyak hal yang harus saya bayar, seperti kehilangan budaya saling mengirimkan kartu pada orang-orang terdekat saya, kehilangan keramahan pak pos pengantar kartu dan surat, kehilangan suasana antrian di kantor pos saat hendak mengirimkan kartu, bahkan mungkin kehilangan gaya menulis indah saya karena sudah terbiasa menekan tombol huruf dan angka. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Dan yang terpenting dari itu semua adalah saya merasa kehilangan &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;silaturahmi jiwa&lt;/span&gt; yang tergores dalam selembar kartu ucapan selamat berhari raya dari orang-orang terdekat dan orang-orang dekat saya...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046698367024040619-4147478277223409361?l=untukmerahputihku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/feeds/4147478277223409361/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046698367024040619&amp;postID=4147478277223409361&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/4147478277223409361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/4147478277223409361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/2008/10/hilangnya-silaturahmi-jiwa.html' title='Hilangnya Silaturahmi Jiwa'/><author><name>RoemahDjingga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_8r-yNo24cwY/SD64smlV2PI/AAAAAAAAABc/Siw8pP-1GCw/S220/sumba042005_d.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_8r-yNo24cwY/SUQBadpi-ZI/AAAAAAAAAHE/Bt7-rSVl0co/s72-c/lebarancard.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046698367024040619.post-4128133534427616612</id><published>2008-09-27T12:09:00.000-07:00</published><updated>2010-11-16T09:43:01.966-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Film'/><title type='text'>Laskar Pelangi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8r-yNo24cwY/SUQXAKbM06I/AAAAAAAAAHU/-A7EEDmtK24/s1600-h/laskar+pelangi001.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 149px; height: 224px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8r-yNo24cwY/SUQXAKbM06I/AAAAAAAAAHU/-A7EEDmtK24/s320/laskar+pelangi001.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279369954750944162" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Saya belum membaca novel bagus itu, entah kenapa, padahal biasanya setiap ada buku atau pun novel bagus, saya selalu rela ber”puasa” hanya untuk membeli buku-buku bagus dan memenuhi rak dan lemari perpustakaan pribadi saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam minggu kemarin (27/09) akhirnya saya memutuskan untuk menonton &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Laskar Pelangi.&lt;/span&gt; &lt;span style="" lang="DE"&gt;Yah,..itung-itung hanya sekedar untuk menghibur diri dari kejenuhan kerja.&lt;/span&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari rumah di Tuban, sepeda pun saya kayuh menuju bioskop 21 di Mall Kuta Galleria yang terletak di kawasan Simpang Siur Kuta. Jarak 3,5 km cukup untuk kardio, apalagi beberapa bulan terakhir kebiasaan bersepeda saya sudah mulai berkurang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Setiba di loket, ternyata saya terlambat untuk sesi Laskar Pelangi pukul 20.30, dan hanya ada sesi berikutnya yang dimulai pukul 22.45. Pikir saya dalam hati menonton midnite begini seharusnya ada perempuan di sebelah saya mendampingi, tapi biarlah waktunya sudah berlalu jauh..&lt;img src="http://images.multiply.com/common/smiles/wink.png" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DA"&gt;Entah kenapa saat menyaksikan scene pertama berlangsung, saya langsung jatuh cinta pada film ini, menurut saya teknik pengambilan gambarnya bagus banget, hanya saja, kelemahannya mungkin pada riset sejarah yang agak kurang mendalam tentang situasi Belitong di pertengahan 70-an itu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DA"&gt;Di awal-awal film ini cukup mengocok perut, karena berbagai dialog, serta tingkah polah anak-anak yang luar biasa ajaibnya ini, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_8r-yNo24cwY/SUQXPUAkH3I/AAAAAAAAAHc/NtyaBn4B5Ck/s1600-h/laskarpelangi002.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 177px; height: 133px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8r-yNo24cwY/SUQXPUAkH3I/AAAAAAAAAHc/NtyaBn4B5Ck/s320/laskarpelangi002.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279370215021617010" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="" lang="DA"&gt;Tokoh Ikal yang ingin mengundurkan diri dari posisi ketua kelas karena merasa tidak mampu dan bisa mengatur teman-temannya adalah sebuah nilai KEJUJURAN dari seorang anak kecil. Tapi niat ini urung setelah mendapat penjelasan dari Bu Muslimah. Coba saja bandingkan dengan beberapa Mentri yang masih aja PeDe dan tidak tahu malu, padahal kecelakaan pesawat, kapal laut dan kereta api masih kerap terjadi. Atau anggota Dewan kita yang ”terhormat” yang sudah ketahuan terima suap tapi masih saja menyangkal.. hehehe...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DA"&gt;Penokohan Mahar juga sangat baik. Mahar yang terlihat sangat menguasai dunia seni ala anak-anak. Misalnya saat mengucapkan kata:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DA"&gt;”Boy.. ini namanya musik jazz... dan musik jazz itu musiknya orang-orang pintar boy...” kata Mahar pada Ikal, yang kemudian disambut dengan raut tatap tidak mengerti dengan apa yang disampaikan Mahar.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DA"&gt;”Ah.. kau tidak akan mengerti boy..” ucap Mahar sambil berlalu meninggalkan Ikal yang hanya bisa melongo. Ikal pun menoleh ke arah Lintang yang sedang bertengger di dahan dan meletakan jari tangan kanannya di dahi sambil membuat garis miring..  &lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DA"&gt;Atau dialog Mahar yang lain, saat Ia ditunjuk sebagai ketua tim karnaval: "Mahar apa kau setuju?" tanya bu Mus kepada Mahar. Mahar pun mengangguk sambil tersenyum bangga "Tenang bu, serahkan semuanya pada Mahar dan Alam ini.." Ketertarikan Mahar pada Asmat di pedalaman Papua yang akhirnya membuat tim karnaval 17-an SD Muhammadiyah memenangkan lomba.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DA"&gt;Kemudian tokoh Lintang yang jenius alami. Oh ya,.. soal tokoh Lintang ini mengingatkan saya kepada kakak kandung saya yang sekarang tinggal di Miami, Christnitoury Amalo (Nito), yang cukup cerdas di mata pelajaran berhitung, seperti Matematika, Fisika dan Kimia, yang berhitung menggunakan logika dan tanpa menggoreskan pulpen dan pensil di atas kertas sekedar mengoret-oret hitungan hehehe.. miss U so Bro....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8r-yNo24cwY/SUQXfRoXhhI/AAAAAAAAAHk/g7XIazwhBHA/s1600-h/laskarpelangi003.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 225px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8r-yNo24cwY/SUQXfRoXhhI/AAAAAAAAAHk/g7XIazwhBHA/s320/laskarpelangi003.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279370489261164050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="" lang="DA"&gt;Pemilihan Cut Mini sebagai Bu Mus juga sangat mengena. Logat melayu Cut Mini tidak perlu dilatih lagi, karena Cut Mini sendiri sudah sangat fasih berdialek Melayu. Kulit yang kuning langsat berbalut kerudung coklat muda, menambah Cut Mini semakin elok dipandang mata &lt;img src="http://images.multiply.com/common/smiles/love.png" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DA"&gt;Tetapi saya tidak suka dengan kehadiran Tora Sudiro dan Rieke Dyah Pitaloka karena logat Melayu nya sangat kaku. Bahkan dalam beberapa dialog terlihat warna Sunda dalam logat Melayu si ”Oneng” dan si Tora.&lt;img src="http://images.multiply.com/common/smiles/sad.png" /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DA"&gt;Kehadiran tokoh baru yang tidak ada di novel seperti Pak Zul (Slamet Rahardjo) cukup membuat film ini semakin keren,.. selain karena Slamet Rahardjo salah satu idola saya hehehe juga karena scene dialog antara Pak Zul dan Pak Harman (Ikranegara) cukup membuat saya merinding karena mereka membicarakan bahwa tugas sejati guru bukan hanya mengajar tetapi juga mendidik para murid dengan pendidikan budi pekerti, yang selama ini sudah hilang dari dunia pendidikan di tanah air. Menilai bukan hanya dengan angka-angka dan kecukupan materi semata tetapi juga menilai dengan HATI NURANI.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DA"&gt;Singkat kata, film ini cukup menyegarkan mata karena 80% gambar mengambil setting alam bebas dan sisanya situasi kota kecamatan Manggar. Sebuah setting lokasi yang jauh dari gemerlap kemewahan dan gedung ibu kota. Tapi juga sebuah film yang penuh hasrat untuk tetap ”Mengantungkan cita-cita setinggi bintang di langit”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="DA"&gt;Saking bagusnya film ini, kemudian membuat saya untuk kembali lagi menonton di malam berikutnya. Jadi dalam dua malam berturut-turut, saya menonton film Laskar Pelangi dengan penuh kagum, dan berjanji pada seseorang yang baru saya kenal di dunia maya ini untuk membaca tetralogi novel karya Andrea Hirata ini.. &lt;img src="http://images.multiply.com/common/smiles/thumbs_up.png" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046698367024040619-4128133534427616612?l=untukmerahputihku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/feeds/4128133534427616612/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046698367024040619&amp;postID=4128133534427616612&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/4128133534427616612'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/4128133534427616612'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/2008/09/laskar-pelangi.html' title='Laskar Pelangi'/><author><name>RoemahDjingga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_8r-yNo24cwY/SD64smlV2PI/AAAAAAAAABc/Siw8pP-1GCw/S220/sumba042005_d.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8r-yNo24cwY/SUQXAKbM06I/AAAAAAAAAHU/-A7EEDmtK24/s72-c/laskar+pelangi001.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046698367024040619.post-5101394929911007040</id><published>2008-09-12T12:28:00.000-07:00</published><updated>2010-11-16T09:44:11.505-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan ku'/><title type='text'>Saat Hidup Harus Terus Berjalan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_8r-yNo24cwY/SUQbQ5O-LxI/AAAAAAAAAHs/Z1vfXbrPbhY/s1600-h/lilingelas.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 150px; height: 112px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8r-yNo24cwY/SUQbQ5O-LxI/AAAAAAAAAHs/Z1vfXbrPbhY/s320/lilingelas.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279374640240537362" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Saat hidup harus terus berjalan, maka saya pasti akan terus berjalan, walau tertatih penuh luka dan darah yang terus mengaliri permukaan kulit yang sudah mulai keriput ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Saya memang harus terus berjalan, kendati harus tertatih menuju ke suatu tujuan, karena kalau masih tetap di tempat yang itu-itu juga, bukan berjalan namanya dan sudah pasti tidak ada kemajuan dan tidak ada sesuatu yang baru. Sesuatu yang bisa dirasakan di hati, pikiran bahkan seluruh jiwa dan raga. Sesuatu yang pahit, manis, getir, bahagia, gembira, dan seterusnya dan seterusnya…&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat hidup harus terus berjalan, itulah keputusan yang saya ambil, karena saya tidak bisa pasif alias berpangku tangan dan berpangku hati, menanti sesuatu yang sepertinya ada tapi sebenarnya tidak ada, sesuatu yang semu, sesuatu yang hanya ada di imaji setiap orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat hidup harus terus berjalan, saya pun teringat pada banyak pendapat orang tentang hidup yang diibaratkan sebagai warna dan warna itu adalah abu-abu. Ya.. abu-abu, warna yang bias, warna yang dihasilkan dari perpaduan hitam dan putih. Warna ini tidak hitam atau tidak putih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disadari atau tidak, kebanyakan orang hidup di area abu-abu ini. Sebuah wilayah yang penuh kemunafikan dan tipu muslihat dan kecenderungannya pada hal-hal yang sifatnya oportunistik, karena selalu mengambil keuntungan pribadi tanpa pernah mau berempati pada perasaan dan penderitaan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika orang banyak cenderung memilih hidup di area abu-abu ini, maka saya tetap tidak akan hidup di wilayah abu-abu itu. Bagi saya hidup adalah hitam atau putih, kalau mau jadi jahat, jadilah penjahat kelas kakap dan bukan hanya sekedar maling ayam. Kalau mau jadi baik, jadilah orang baik dalam segala hal dan bukan hanya sekedar baik di mulut semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan bermaksud menghakimi, tetapi orang yang hidup dalam wilayah abu-abu adalah selain oportunistik juga karena mereka tidak berani hidup jujur. Orang di wilayah abu-abu adalah orang yang hidup dalam kesenangan hati semata. Banyak orang tidak peduli apakah kesenangan hati itu menyakitkan hati orang lain atau tidak dan masa bodoh dengan hal-hal yang diminta oleh alam ini dengan satu kata,.. yakni ”JUJUR“.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak sedikit orang hidup dengan ketidakjujuran karena mereka tidak berani jujur pada hidup yang begitu keras ini. Tidak sedikit orang bahkan tidak berani JUJUR pada masa depannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat ″Take it or leave it”, sudah sering saya dengar dari mulut orang-orang disekeliling saya, terutama dari mereka yang menganut hidup dalam wilayah abu-abu ini. Karena mereka hidup tidak jujur dan mereka takut akan masa depan mereka, mereka takut pada alam yang selalu jujur. Alam yang selalu terbuka untuk di“petik“ dan diambil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bukan orang yang cerdas mengungkapkan perasaan dan pikiran, tapi saya orang cukup berterus terang jika merasakan bahagia, suka cita, duka cita atau pun sebaliknya.. tapi bagi saya, bagaimanapun juga waktulah yang membuat hidup harus terus berjalan maju dan bukan mundur. kendati banyak orang bilang "hidup jujur, HANCUR...!!!!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046698367024040619-5101394929911007040?l=untukmerahputihku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/feeds/5101394929911007040/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046698367024040619&amp;postID=5101394929911007040&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/5101394929911007040'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/5101394929911007040'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/2008/09/saat-hidup-harus-terus-berjalan.html' title='Saat Hidup Harus Terus Berjalan'/><author><name>RoemahDjingga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_8r-yNo24cwY/SD64smlV2PI/AAAAAAAAABc/Siw8pP-1GCw/S220/sumba042005_d.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_8r-yNo24cwY/SUQbQ5O-LxI/AAAAAAAAAHs/Z1vfXbrPbhY/s72-c/lilingelas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046698367024040619.post-168707327958388037</id><published>2008-08-06T12:36:00.000-07:00</published><updated>2010-11-16T09:41:50.007-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bom Bali'/><title type='text'>Saat Eksekutor Takut Dieksekusi Mati</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_8r-yNo24cwY/SUQe23VvDdI/AAAAAAAAAIE/TLNcTp3-KAU/s1600-h/Dsc00449.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 150px; height: 113px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_8r-yNo24cwY/SUQe23VvDdI/AAAAAAAAAIE/TLNcTp3-KAU/s320/Dsc00449.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279378591101947346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-weight: normal;" lang="DE"&gt;Hari ini ada berita menggelikan yang saya baca di &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;KOMPAS.COM&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-weight: normal;" lang="DE"&gt;, yang menyebutkan jika &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Tim Pembela Muslim (TPM), kuasa hukum terpidana mati Amrozi Cs, mengajukan pemahaman pengujian undang-undang nomor 2/PNPS/Tahun 1964 tentang tata cara pelaksanaan pidana mati.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Dalam berita ini disebutkan jika TPM mengajukan permohonan uji materi kepada Mahkamah Konstitusi, Rabu (6/8). Menurut salah satu anggota TPM, AW Afnan mengatakan bahwa UU 2/PNPS/Tahun 1964 disahkan Presiden Soekarno dan menjadi dasar pelaksanaan hukuman mati saat ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Menurut kuasa hukum Amrozi cs, UU ini sudah direvisi dengan terbitnya UU Nomor 5/1969 tentang pernyataan berbagai penetapan presiden dan peraturan presiden.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Dalam pasal 2 UU 5/1969 berbunyi, "Terhitung sejak disahkannya undang-undang ini dinyatakan bahwa penetapan-penetapan presiden dan peraturan-peraturan presiden sebagaimana termasuk bahwa materi penetapan-penetapan presiden dan peraturan-peraturan presiden tersebut ditampung atau dijadikan bahan bagi penyusunan undang-undang baru."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Hingga permohonan ini diajukan ke Mahkamah Konstitusi, kata Afnan, belum pernah ada perbaikan terhadap tata cara pelaksanaan hukuman mati di Indonesia. Afnan juga menilai eksekusi mati dengan cara ditembak tidak konstitusional karena melanggar pasal 28i ayat 1 perubahan kedua UUD 1945 mengenai hak untuk tidak disiksa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Eksekusi dengan ditembak mati menurut Afnan akan menimbulkan derita dalam proses kematian. "Kalau ditembak terpidana tidak akan langsung mati dan itu jelas merupakan penyiksaan," kata Afnan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Afnan berharap permohonan uji materi ini bisa menunda pelaksanaan eksekusi Amrozi cs. Jika eksekusi mati tetap dilaksanakan hal tersebut masuk kategori pembunuhan karena proses permohonon uji materi sedang berlangsung. "Biasanya proses uji materi memakan waktu tiga bulan," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Membaca berita yang dimuat di &lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;KOMPAS.COM&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; ini dan juga media lainnya, saya menjadi miris, karena “Malaikat Pencabut Nyawa” yang mengatasanamakan agama tertentu justru TAKUT menghadapi kematiannya, dan dengan berbagai macam cara berusaha menunda bahkan membatalkan eksekusi kematiannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Bagaimana mungkin TPM menyatakan bahwa hukuman mati dengan cara ditembak justru akan MENYIKSA kliennya??? Sementara seperti yang kita tahu Amrozi cs justru lebih berharap dihukum mati dengan di PANCUNG,...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Kita semua juga tahu bahwa secara medis, hukuman mati dengan cara ditembak justru mempercepat kematian seseorang, Karena para terpidana mati bukan di tembak di kaki atau tangan, tetapi ditembak tepat di jantung, yang sudah tentu akan segera mengakhiri kehidupannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_8r-yNo24cwY/SUQeJcig0fI/AAAAAAAAAH8/rRwVMNpzViA/s1600-h/bom+blast_korban004.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 151px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8r-yNo24cwY/SUQeJcig0fI/AAAAAAAAAH8/rRwVMNpzViA/s320/bom+blast_korban004.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279377810813669874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Pernahkan TPM berpikir bahwa Amrozi cs sudah melakukan eksekusi mati terhadap ratusan orang dengan mengatasnamakan AGAMA dan ALLAH???&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Pernahkan TPM membayangkan bagaimana rasanya merasakan dahsyatnya penyiksaan LUKA BAKAR dan tubuh yang TERPOTONG-POTONG dan TERCERAI BERAI menjelang kematiannya akibat BOM buatan klien-nya itu?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Maaf tanpa bermaksud mendramatisir dan merasa diri hebat, tapi saya adalah salah satu orang yang membantu para korban meninggal dan selamat di RSUP Sanglah usai peristiwa EKSEKUSI MASAL Amrozi cs itu dilakukan. Saya juga salah satu orang yang melihat dan merasakan bagaimana penderitaaan anak dan istri serta keluarga para korban, akibat EKSEKUSI MASAL yang dilakukan para klien TPM ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Pernahkan TPM mengumpulkan serpihan daging dan tulang para korban untuk disatukan lagi, kendati sudah tidak utuh lagi...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Jenasah Tata Duka misalnya (sebelumnya saya minta maaf buat keluarga Tata Duka), dari hasil tes DNA yang dilakukan tim gabungan, kami hanya menemukan segenggaman tangan serpihan daging „bokong„ milik korban, itupun tanpa tulang belulang. Adik Tata Duka, yang bernama Johan Duka baru meninggal 2006 lalu, setelah empat tahun hidup bersama serpihan-sepihan bom yang masih bersaran gdan tidak bisa dikeluarkan dari orang tertentu tubuhnya... dan masih banyak lagi korban-korban meninggal lainnya yang tidak bisa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;saya ceritakan satu persatu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Saya berharap TPM tidak hanya memikirkan „hak untuk tidak disiksa“ dan „hak untuk hidup“ kliennya semata, tetapi pikirkanlah juga penderitaan keluarga korban dan masyarakat lainnya yang „mati suri“, akibat terpuruknya ekonomi pariwisata Bali yang notabene adalah lokomotif pariwisata Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Pernahkah TPM dan berpikir berhitung tentang itu? Bagaimana pariwisata di Lombok, Flores, Sumba dan tempat-tempat wisata lain mati karena ledakan bom Bali. Pernahkah TPM berpikir tentang angka bunuh diri masyarakat Bali akibat PHK karyawan hotel dan bisnis yang bangkrut akibat eksekusi itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Pernahkah TPM berpikir tentang bangkrutnya pengusaha UKM di Jawa Timur dan Jawa tengah yang menjual produk hasil usahanya ke Bali???&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046698367024040619-168707327958388037?l=untukmerahputihku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/feeds/168707327958388037/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046698367024040619&amp;postID=168707327958388037&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/168707327958388037'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/168707327958388037'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/2008/08/hari-ini-ada-berita-menggelikan-yang.html' title='Saat Eksekutor Takut Dieksekusi Mati'/><author><name>RoemahDjingga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_8r-yNo24cwY/SD64smlV2PI/AAAAAAAAABc/Siw8pP-1GCw/S220/sumba042005_d.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_8r-yNo24cwY/SUQe23VvDdI/AAAAAAAAAIE/TLNcTp3-KAU/s72-c/Dsc00449.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046698367024040619.post-5531027503947196897</id><published>2008-07-26T12:52:00.000-07:00</published><updated>2008-12-13T13:00:54.202-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan ku'/><title type='text'>Tentang Kesempurnaan Fisik</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8r-yNo24cwY/SUQhAt8mfYI/AAAAAAAAAIM/KC-XO8G9ngs/s1600-h/DSC00548.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8r-yNo24cwY/SUQhAt8mfYI/AAAAAAAAAIM/KC-XO8G9ngs/s320/DSC00548.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279380959402556802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sabtu (26/7) akhir pekan lalu, saya, Iwan Dewantama (CI), Avandy dan Marco (BIDP) berkunjung ke Villa Jineng di Ubud. Kami berempat naik pajero hitam Mas Avand.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;Mata yang tinggal seperempat, rupanya rasa kantuk menyerang, ini smua karena sejak Jumat kemarin saya belum tidur dan istirahat sama sekali. &lt;span style="" lang="DE"&gt;Marco si bule Belanda yang duduk disebelah pun terpaksa saya acuhkan..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Setelah empat puluh lima menit perjalanan, di pukul 10.30 kami tiba di Vila Jineng, setelah sebelumnya kami melewati jalan desa yang masuk dari arah sisi kiri jalan raya Kedewatan - Ubud. Saat kami tiba, terdengar suara orang yang sedang bercengkrama dan kecipak air kolam yang saling bersahutan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Turun dari mobil, saya pun segera menuju pintu belakang dan bebegas menurunkan dua set peralatan menyelam. Sambil membawa peralatan selam ini, kami pun berjalan menuju ke arah suara.. ahaaa... rupanya orang-orang yang bercengkrama ini sedang berada berkumpul ditepian kolam renang,.. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Perkenalan pun terjadi, saya dan iwan memang orang baru bagi mereka, para penyandang cacat yang bernaung dibawah Yayasan Senang Hati - Ubud. Satu persatu dari mereka memperkenalkan diri mereka, ada Aris, Wayan, Anjeli, Dayu, dan lainnnya yang tidak saya ingat satu persatu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Mas Avand pun membuka rencana kedatangan kami dari Jurnalis laut dan indosmarin.com . Kepada mereka kami mengajak mereka untuk terlibat dalam aktifitas kami pertengahan Agustus nanti. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Puji Tuhaaaan... mereka ternyata mau... Thanks God... &lt;img src="http://images.multiply.com/common/smiles/star.png" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;!-- [if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:24pt;"&gt;&lt;![endif] --&gt;&lt;!-- [if !vml] --&gt;&lt;!-- [endif] --&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;&lt;br /&gt;Bergegas saya mengambil kamera dari dalam tas, Iwan pun segera mendata siapa saja yang mau ikut serta dalam operasi gabungan ini. Operasi dengan nama sandi "Revolusi Agustus".&lt;br /&gt;Mas Avand dan Marco juga bergegas membuka celana pendek mereka... hhmmm tentunya ga "nudis" karena mereka sudah menggunakan celana renang second skin &lt;/span&gt;&lt;!-- [if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1026" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:21.75pt;height:21.75pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\Stars\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image002.png" href="http://images.multiply.com/common/smiles/wink.png"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif] --&gt;&lt;!-- [if !vml] --&gt;&lt;!-- [endif] --&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;.&lt;img src="http://images.multiply.com/common/smiles/wink.png" /&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8r-yNo24cwY/SUQhgR7qHdI/AAAAAAAAAIU/skPF5zajXKs/s1600-h/marco+memasangkan+BCD+pada+aris.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 292px; height: 226px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8r-yNo24cwY/SUQhgR7qHdI/AAAAAAAAAIU/skPF5zajXKs/s320/marco+memasangkan+BCD+pada+aris.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279381501638221266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Tidak lama kemudian, satu-persatu dari setiap mereka mulai mencoba alat selam yang kami bawa... &lt;/span&gt;Aris, Ketut, Anjeli adalah orang-orang yang memiliki semangat dan rasa ingin tahu yang tinggi. &lt;span style="" lang="DE"&gt;Tanpa malu-malu mereka langsung mengambil BCD dan masker selam. Mengenakan peralatan seperti ini tidak membuat mereka merasa canggung, padahal tidak sedikit dari mereka baru pertama kali..!!! &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Saya benar-benar kehabisan kata-kata.. karena mereka ... orang yang tidak sempurna justru punya semangat yang luar biasa untuk mengatasi ketidaksempurnaan mereka. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://theorangeskies.multiply.com/photos/hi-res/upload/SIzYfAoKCCsAADDLpr81"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Aris misalnya, kami beri dia sarung tangan khusus yang disela-sela jarinya dirancang berbentuk sirip. Adapun sarung tangan ini berfungsi untuk membantunya mendayung dan menyeimbangkan diri selama berada di dalam air. Maklum saja karena Wayan Aris da Costa ini cacat permanen pada kedua kakinya, karena polio yang menyerangnya sejak umur 8 tahun. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Dengan telaten, kami berempat mencoba memandu mereka tentang fungsi dari setiap perlengkapan yang mereka kenakan. Marco dan Mas Avand pun masuk ke dalam kolam, mereka berdua secara bergantian memegang dan memandu para kaum cacat ini, agar mengerti cara menggunakan alat-alat selam ini dengan sempurna. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Hebatnya mereka hanya butuh waktu tidak lebih dari satu jam untuk beradaptasi dengan alat-alat yang untuk ukuran orang awam normal saja susah. Saya pun teringat pada ayat Alkitab: &lt;i&gt;"Dibalik kelemahan ada kekuatan"&lt;/i&gt; dalam kasus ini, saya juga belajar bahwa kendati mereka tidak normal dan terkesan lemah, tetapi mereka memiliki kekuatan hati dan pikiran untuk MAJU. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_8r-yNo24cwY/SUQiI9_iRsI/AAAAAAAAAIc/qTretQ0iMLU/s1600-h/putu+si+kaki+satu+bersiap.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8r-yNo24cwY/SUQiI9_iRsI/AAAAAAAAAIc/qTretQ0iMLU/s320/putu+si+kaki+satu+bersiap.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279382200660412098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Berbeda dengan Aris yang hanya mengandalkan kedua tangan sebagai penyeimbang. Komang, mungkin "lebih beruntung", karena Komang masih memiliki satu kaki yang dapat digunakan untuk berpijak di dasar laut dan kolam. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Aris kelahiran Viqueque, Timor Leste mengatakan bahwa menyelam adalah hal yang baru bagi mereka para penyandang cacat. Diantara tiga puluhan teman-temannya di Yayasan Senang Hati, Aris tergolong paling maju karena dia, Wayan dan komang, telah berani menyelam di laut lepas. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Kendati belum mahir namun keberanian Aris, Komang dan Wayan kemudian menjadi perhatian progam dokumenter "Sisi Lain" Trans TV. &lt;/span&gt;Ketiganya diambil gambarnya oleh campers Satrio dan reporter Medi saat menyelam bersama Mas Avand di Tulamben, awal pekan lalu. Mau menyaksikan aksi Aris dan dua kawannya? silahkan nonton program "Sisi Lain" Trans TV minggu ketiga Agustus mendatang...&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika diantara anda ada yang punya saudara, kakak, adik, dan teman yang memiliki cacat fisik dan ingin mengikuti program ini silahkan menghubungi kami di Kelompok Jurnalis Laut&lt;img src="http://images.multiply.com/common/smiles/smile.png" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046698367024040619-5531027503947196897?l=untukmerahputihku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/feeds/5531027503947196897/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046698367024040619&amp;postID=5531027503947196897&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/5531027503947196897'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/5531027503947196897'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/2008/07/tentang-kesempurnaan-fisik.html' title='Tentang Kesempurnaan Fisik'/><author><name>RoemahDjingga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_8r-yNo24cwY/SD64smlV2PI/AAAAAAAAABc/Siw8pP-1GCw/S220/sumba042005_d.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8r-yNo24cwY/SUQhAt8mfYI/AAAAAAAAAIM/KC-XO8G9ngs/s72-c/DSC00548.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046698367024040619.post-978873628880256966</id><published>2008-06-11T06:44:00.000-07:00</published><updated>2008-12-13T11:52:34.688-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sports'/><title type='text'>Bali International Triathlon to run for second year</title><content type='html'>&lt;div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="info"&gt;   &lt;strong&gt;Dicky Christanto&lt;/strong&gt;        ,        The Jakarta Post          ,      Denpasar      |  Wed, 06/11/2008 10:37 AM  |  Bali &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; After hosting a series of international conferences on strategic issues such as global warming and anti corruption, the resort island of Bali is now gearing up to host a major sporting event. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; Bali will host the second Bali International Triathlon from June 27 to 29.   &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; The event, which was held for the first time last year by the Bali Discovery Tour, is now held in cooperation with the media giant MRA group and is fully supported by the Badung regency administration. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; A member of the organizing committee, &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Gentry Amalo&lt;/span&gt;, said that the Badung regency had decided to support the event as they saw a promising future in it. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; "Badung regent told me and the rest of the committee that this event should be held annually so it could be one of Bali's benchmark activities," he told &lt;em&gt;The Jakarta Post&lt;/em&gt; on Saturday.   &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; Badung regency spokesman Eka Mertawan said the local administration would support the event by exempting the event's promotional materials, such as banners and billboards, from local taxes. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; "Moreover, the administration will assist the committee in coordinating with local police to provide the necessary security arrangements," he said. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; The registration fees for joining the Triathlon are US$75 and US$125 for Indonesians and non-Indonesians, respectively. While the registration fees for group participants range between US$225 and US$275 for Indonesian and non-Indonesian groups, respectively. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; "The closing date for registration is June 28. We are still waiting for more participants to come and join in this event. We promise that through this event, the participants will not only have a chance to test their physical fitness, but will also have the opportunity to enjoy the beautiful scenery along the competition's route," he said. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; He said as many as 251 athletes from 16 countries around the world, including Australian athletes Luke Mc Kenzie and Amanda Balding, along with last year' winner British Daniel Plews, had confirmed their participation in the event. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; He said all participants would start the triathlon by swimming for around 1.5 kilometers from the beach in the front of the Four Seasons hotel in Jimbaran and then continue their adventure by cycling 42 kilometers along the road from Jimbaran bay to Nusa Dua, Ungasan, Kampial, Pecatu and then return to Jimbaran. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; Soon after they get there, the participants will complete the last leg of the competition by running along the 10-kilometer route that will bring them into narrow roads of two traditional villages in that area. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; The Triathlon organizer will also hold a 5-kilometer mini-marathon.   &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; "Those who feel that the triathlon is way above their physical ability could participate in the mini-marathon instead," Gentry said. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; The registration fees for the mini-marathon are Rp 100,000 and Rp 200,000 for Indonesian and non-Indonesian runners, respectively. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; The triathlon offers cash prizes of Rp 7.5 million, Rp 5 millions, and Rp 2.5 millions for the first, second, and third place winners. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; "The cash prizes are for Indonesian runners only. We do not provide cash prizes to non-Indonesian participants," Gentry said. &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046698367024040619-978873628880256966?l=untukmerahputihku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/feeds/978873628880256966/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046698367024040619&amp;postID=978873628880256966&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/978873628880256966'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/978873628880256966'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/2008/06/bali-international-triathlon-to-run-for.html' title='Bali International Triathlon to run for second year'/><author><name>RoemahDjingga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_8r-yNo24cwY/SD64smlV2PI/AAAAAAAAABc/Siw8pP-1GCw/S220/sumba042005_d.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046698367024040619.post-1003092687244360674</id><published>2008-06-06T05:16:00.000-07:00</published><updated>2008-12-13T11:25:55.445-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sports'/><title type='text'>Arena Triathlon Bali Terbaik di Dunia</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_8r-yNo24cwY/SE0jwMKWaTI/AAAAAAAAABk/nCwU0r-GkXM/s1600-h/OK004.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_8r-yNo24cwY/SE0jwMKWaTI/AAAAAAAAABk/nCwU0r-GkXM/s320/OK004.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5209859654742862130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;!-- google_ad_section_start --&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Denpasar (ANTARA News)&lt;/span&gt; - Arena lomba triatlon di kawasan pantai dan bukit Jimbaran, Bali, dinyatakan sebagai yang terbaik di dunia. "Tim triatlon asal Amerika Serikat sempat melayangkan pujian itu setelah mereka tampil pada kejuaraan tahun lalu (2007)," kata &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 153, 102);"&gt;Gentry Amalo&lt;/span&gt;, panitia penyelenggara lomba bertajuk "MRA Bali International Triathlon (MBIT)" 2008, di Denpasar, Jumat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Ia mengungkapkan, disebut yang terbaik sehubungan arena lomba berada di daerah perbukitan yang di bagian kakinya merupakan garis pantai membiru dengan deburan ombak yang cukup dahsyat. "Jadi selain medannya yang memang menantang untuk arena lomba, juga pemandangan alamnya begitu elok dan menawan," kata Gentry.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyaksikan itu, lanjut dia, tim triatlon Amerika Serikat berdecak kagum dan menyatakan kawasan pantai dan bukit Jimbaran merupakan arena triatlon terbaik dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebubungan dengan itu, baik Gentry maupun Ketua Penyelenggara MBIT, Renato Sagrado, menyatakan optimisnya bahwa pada penyelenggaraan yang kedua tahun ini akan mampu mendatangkan 300 peserta dari mancanegara. "Target kita tahun ini 300 peserta, yakni sekitar seratus orang lebih banyak dari tahun lalu (2007) yang terhitung 205 atlet dari 16 negara," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti tahun lalu, MBIT 2008 akan kembali digelar di kawasan pantai dan bukit Jimbaran, Bali, pada 27-29 Juni mendatang. Mengenai atlet yang sudah mendaftarkan diri, Renato menyebutkan, hingga kini telah mencapai 185 peserta dari 16 negara menyatakan diri untuk ambil bagian dalam lomba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jumlah peserta diperkirakan akan terus bertambah karena pendaftaran masih dibuka hingga beberapa hari menjelang kegiatan dilaksanakan," ujarnya. Renato mengatakan, hampir seluruh negara yang ikut pada lomba tahun lalu, kali ini terdata telah mendaftarkan diri kembali. Mereka itu antara lain berasal dari Singapura, Australia, Thailand, Hongkong, Malaysia, India dan Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai urutan kegiatan, Renato mengungkapkan dimulai dari berenang menempuh jarak 1,5 km di Pantai Jimbaran, dilanjutkan bersepeda 42 km dan terakhir lari 10 kilometer. Khusus untuk arena bersepeda, peserta akan dihadapkan dengan medan yang memiliki tikungan serta tanjakan dan turunan cukup tajam di kawasan Bukit Jimbaran, katanya.(*)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;COPYRIGHT © 2008/LKBN Antara, 06/06/08 17:34/&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.antara.co.id/arc/2008/6/6/arena-triatlon-bali-terbaik-di-dunia/"&gt;http://www.antara.co.id/arc/2008/6/6/arena-triatlon-bali-terbaik-di-dunia/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046698367024040619-1003092687244360674?l=untukmerahputihku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/feeds/1003092687244360674/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046698367024040619&amp;postID=1003092687244360674&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/1003092687244360674'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/1003092687244360674'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/2008/06/arena-triatlon-bali-terbaik-di-dunia.html' title='Arena Triathlon Bali Terbaik di Dunia'/><author><name>RoemahDjingga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_8r-yNo24cwY/SD64smlV2PI/AAAAAAAAABc/Siw8pP-1GCw/S220/sumba042005_d.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_8r-yNo24cwY/SE0jwMKWaTI/AAAAAAAAABk/nCwU0r-GkXM/s72-c/OK004.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046698367024040619.post-7366607028436647238</id><published>2008-06-01T20:04:00.000-07:00</published><updated>2008-12-13T12:04:24.785-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bertualang'/><title type='text'>Ayo dukung Indonesia!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_8r-yNo24cwY/SE0lG0JOPvI/AAAAAAAAABs/Hdgp_Tk_OF4/s1600-h/varanus+komodoensis+a1.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 148px; height: 111px;" src="http://bp0.blogger.com/_8r-yNo24cwY/SE0lG0JOPvI/AAAAAAAAABs/Hdgp_Tk_OF4/s320/varanus+komodoensis+a1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5209861142944300786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ayo dukung Indonesia!&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemilihan 7 keajaiban milik dunia kembali digelar, berbeda dengan criteria sebelumnya dengan keajaiban yang dibuat secara sengaja oleh manusia dalam bentuk bangunan, kali ini panitia mengajak dunia untuk memilih 7 keajaiban baru milik dunia yang bukan dari buatan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah terpilih sebanyak 77 tempat di seluruh dunia dari berbagai kategori, dan Indonesia mengajukan atau setidaknya sudah terpilih sebanyak 3 tempat eksotik, antara lain:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Komodo National Park - Nusa Tenggara Timur&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Krakatau, Volcanic Island - Lampung&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lake Toba - Sumatera Utara&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;*Voting dilakukan melalui internet, dengan batas waktu sampai akhir 2008!* VOTE for INDONESIA:  &lt;span style="color: rgb(51, 102, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 102, 255);" href="http://www.new7wonders.com/"&gt;http://www.new7wonders.com&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;atau&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255); font-weight: bold;"&gt; &lt;a style="color: rgb(51, 51, 255);" href="http://www.new7wonders.com/natureen/liveranking/"&gt;http://www.new7wonders.com/natureen/liveranking/&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan:&lt;br /&gt;Indonesia mungkin akan kalah dari negara lain, bahkan negara kecil yang mengajukan tempat yang tidak terlalu menarik, hanya karena negara tersebut lebih melek internet (Singapore contohnya, yang mengajukan Bukit Timah Nature Reserve). Dan yg lebih menyedihkan lagi, pulau Sipadan juga termasuk dalam nominee yg diajukan oleh Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Brazil misalnya, pemerintahnya menyediakan fasilitas gratis untuk masyarakatnya yang tidak punya akses internet agar bias ikut memilih untuk negaranya. Karena itu, ayo bantu sebarkan informasi dan ajakan ini!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046698367024040619-7366607028436647238?l=untukmerahputihku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/feeds/7366607028436647238/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046698367024040619&amp;postID=7366607028436647238&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/7366607028436647238'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/7366607028436647238'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/2008/06/ayo-dukung-indonesia-pemilihan-7.html' title='Ayo dukung Indonesia!'/><author><name>RoemahDjingga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_8r-yNo24cwY/SD64smlV2PI/AAAAAAAAABc/Siw8pP-1GCw/S220/sumba042005_d.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_8r-yNo24cwY/SE0lG0JOPvI/AAAAAAAAABs/Hdgp_Tk_OF4/s72-c/varanus+komodoensis+a1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046698367024040619.post-3272963404563268006</id><published>2008-04-22T10:45:00.000-07:00</published><updated>2008-12-13T11:21:04.301-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lingkungan'/><title type='text'>Peringati Hari Bumi Dengan Coral Farming</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Oleh: &lt;strong style="color: rgb(255, 153, 102);"&gt;Gentry Amalo&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_8r-yNo24cwY/SA4lDZtmUwI/AAAAAAAAABU/TmIK5jxNH5k/s1600-h/coralfarming.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5192128160776737538" style="margin: 0px 0px 10px 10px; float: right; width: 258px; height: 191px;" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_8r-yNo24cwY/SA4lDZtmUwI/AAAAAAAAABU/TmIK5jxNH5k/s320/coralfarming.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;P&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;eringatan Hari Bumi di Denpasar Bali dilakukan dengan berbagai macam kegiatan. Di Pantai Sanur, sedikitnya duapuluh penyelam melakukan aksi bersih dasar laut serta pengembangbiakkan terumbu karang. Difasilitasi Ena Dive Center, para penyelam yang terdiri atas anggota Kelompok Jurnalis Laut, Mapala Univ. Udayana, BP3 Bali-NTB-NTT, serta para penyelam profesional lainnya melakukan kegiatan aksi bersih laut sejak pukul delapan pagi. Aksi bersih ini dilakukan pada kedalaman sembilan meter di bawah permukaan air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya cukup memuaskan karena para penyelam berhasil mengangkat berbagai jenis sampah plastik yang dikumpulkan kedalam dua karung bekas pupuk untuk dibawa kembali ke darat dan dimusnahkan. Kegiatan aksi bersih sampah bawah laut ini telah menjadi kegiatan rutin dalam lima tahun terakhir. Ini dilakukan selain untuk menjaga keindahan dan kebersihan lokasi penyelaman, juga agar sampah plastik tersebut tidak merusak pertumbuhan terumbu karang yang selama ini menjadi obyek andalan wisata bahari khususnya aktifitas penyelaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai membersihkan sampah plastik di sekitar habitat terumbu karang, para penyelam ini juga melakukan pengembangbiakan karang yang dilakukan dengan cara melekatkan stek karang pada rumpon besi. Adapun lokasi yang dipilih untuk melakukan pengembangbiakan karang ini bertempat di lokasi Jeradi Point. salah satu dari enam lokasi favorit aktifitas penyelaman di Pantai Sanur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ena Putra, koordinator acara ini, penanaman stek terumbu karang ini dilakukan karena habitat terumbu karang di Pantai Sanur ini mengalami kerusakan hingga 75 persen. Adapun kerusakan ini, selain dikarenakan proses reklamasi Pulau Serangan juga disebabkan masih banyaknya pencurian ikan hias yang menggunakan bom dan potas. Karenanya, sebagai salah satu praktisi wisata bahari di Sanur, Ena mengimbau agar masyarakat Sanur dan sekitarnya untuk ikut berpartisipasi aktif dalam menjaga ekosistem dan habitat terumbu karang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara sore harinya, puluhan anak usia sekolah dasar beramai-ramai mengikuti lomba menggambar serta lomba mewarnai di salah satu hotel berbintang di Sanur. Sebelum mengikuti lomba menggambar dan mewarnai ini, para peserta diputarkan film dokumenter yang bercerita tentang pentingnya menjaga kelestarian terumbu karang. Kegiatan lomba menggambar dan mewarnai anak-anak usia sekolah dasar ini, merupakan kerjasama antara Himpunan HUMAS Perhotelan Bali (HHPB) dengan Kelompok Jurnalis Laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046698367024040619-3272963404563268006?l=untukmerahputihku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/feeds/3272963404563268006/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046698367024040619&amp;postID=3272963404563268006&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/3272963404563268006'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/3272963404563268006'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/2008/04/peringati-hari-bumi-dengan-coral.html' title='Peringati Hari Bumi Dengan Coral Farming'/><author><name>RoemahDjingga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_8r-yNo24cwY/SD64smlV2PI/AAAAAAAAABc/Siw8pP-1GCw/S220/sumba042005_d.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_8r-yNo24cwY/SA4lDZtmUwI/AAAAAAAAABU/TmIK5jxNH5k/s72-c/coralfarming.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046698367024040619.post-2857199128873063</id><published>2008-04-18T03:23:00.000-07:00</published><updated>2008-12-13T11:19:04.933-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nasionalisme'/><title type='text'>Peringati 1 Abad Kebangkitan Nasional, WANADRI Terbang Solo Sabang-Merauke</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_8r-yNo24cwY/SAzCYBOuRFI/AAAAAAAAABI/XNPAPlXAPY0/s1600-h/DSC_0040.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5191738188354176082" style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left;" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_8r-yNo24cwY/SAzCYBOuRFI/AAAAAAAAABI/XNPAPlXAPY0/s320/DSC_0040.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_8r-yNo24cwY/SAy-cBOuRCI/AAAAAAAAAAw/Q93cRJgn3iM/s1600-h/DSC_0067.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div align="justify"&gt;oleh &lt;strong style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Gentry Amalo&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;M&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;enjelang satu abad Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei ini, WANADRI bekerjasama dengan Kementrian Negara Pemuda dan Olah raga (MENEGPORA) mengadakan ekspedisi bersama terbang solo Sabang-Merauke. Yemo Wakulu, Pimpinan Ekspedisi Trike WANADRI-MENEGPORA Sabang-Merauke, mengatakan bahwa ekspedisi ini dilakukan untuk membangkitkan kembali semangat nasionalisme kebangsaan yang sudah mulai pudar dan nyaris hilang di kalangan generasi muda bangsa. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Menurut Yemo, terbang solo ini akan dilakukan mulai 15 Mei dari Lapangan Terbang Sabang dan berakhir 31 Mei di Merauke-Papua. Terbang solo ini akan menggunakan pesawat gantole bermotor jenis Quik GT-450 yang baru dibeli dari Inggris. Sebagai pilot, ditunjuk Saleh Sudrajat alias Ujang Soleh anggota WANADRI 293/TR. Pensiunan salah satu pegawai bank milik pemerintah di Bandung ini mendapat mandat untuk menjalankan misi “mempersatukan” nusantara dengan terbang solo.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kendati sudah tidak muda lagi, namun Ujang Soleh yang akrab dipanggil Kang Usol ini, tetap bersemangat menjalankan misi terbang solo dengan menggunakan gantole bermotor atau trike. Demi kelancaran misi ekspedisi ini, setiap harinya Kang Usol melakukan latihan terbang antara 2 hingga 5 jam. Kang Usol memilih berlatih di Lanud Margahayu Bandung atau di Lanud Cilacap-Jawa Tengah. Jika cuaca cerah maka Ia bisa melakukan latihan terbang hingga mencapai ketinggian antara 7000 hingga 10 ribu kaki. Tetapi jika cuaca sedang tidak mendukung maka sesi latihan terpaksa ditiadakan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jika tidak ada aral melintang, dalam ekspedisi terbang solo ini, sedikitnya ada duapuluh tujuh lapangan terbang besar dan kecil yang akan disinggahi Kang Usol. Adapun rutenya akan menempuh mulai dari Pulau Sabang, Sumatra, Jawa, Bali, Lombok, Sumbawa, Flores, Alor, Maluku Tengara dan berakhir di Papua.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Bagi Kang Usol, mewujudkan tekad untuk terbang solo mengarungi angkasa nusantara dengan menggunakan trike atau gantole bermotor bukan hanya sekedar mempertaruhkan kemampuan dan keberanian semata, namun momentum ini akan dijadikan sebagai pembangkit semangat kecintaan terhadap tanah air melalui olah raga dirgantara. Kang Usol juga berharap agar di masa depan nanti, terbang bersama trike menjadi olah raga yang berkembang, tidak hanya di Jawa saja melainkan di seluruh tempat di tanah air. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sementara, Deputi Menegpora Drajat Rasyid mengatakan bahwa dilakukannya ekspedisi ini, untuk dapat dijadikan contoh bagi generasi muda dalam hal membangun dan memiliki semangat kepeloporan, kepemimpinan dan kemandirian. Menurut rencana tepat 20 Mei nanti Ujang Soleh diharapkan telah tiba di Jakarta, dan akan diterima langsung oleh Presiden SBY di Istana Merdeka. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046698367024040619-2857199128873063?l=untukmerahputihku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/feeds/2857199128873063/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046698367024040619&amp;postID=2857199128873063&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/2857199128873063'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/2857199128873063'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/2008/04/peringati-100-tahun-kebangkitan.html' title='Peringati 1 Abad Kebangkitan Nasional, WANADRI Terbang Solo Sabang-Merauke'/><author><name>RoemahDjingga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_8r-yNo24cwY/SD64smlV2PI/AAAAAAAAABc/Siw8pP-1GCw/S220/sumba042005_d.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_8r-yNo24cwY/SAzCYBOuRFI/AAAAAAAAABI/XNPAPlXAPY0/s72-c/DSC_0040.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046698367024040619.post-1577860263511414924</id><published>2008-04-17T02:28:00.000-07:00</published><updated>2008-12-13T11:17:11.115-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='politisi busuk'/><title type='text'>KPK Ajak Slank Berantas Korupsi</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Oleh &lt;strong style="font-weight: bold; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Gentry Amalo&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;K&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;etua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar pada 16 April lalu mengunjungi markas kelompok musik Slank di Jalan Potlot III no 14 Jakarta Selatan. Pada kunjungan balasan ini, Ketua KPK Antasari Azhar ditemui seluruh personel Slank Bimbim, Kaka, Ridho, Abdi dan Ivan. Menurut Antasari, kunjungannya kali ini merupakan komitmen bersama anak bangsa dalam memberantas korupsi. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;“Bagaimanapun KPK dan Slank seperti ikan dan air, sulit dipisahkan” kata Antasari kepada para wartawan yang hadir. Menurut dia, KPK dan Slank berkomitmen untuk memberantas korupsi menurut cara masing-masing. KPK dengan Undang-Undang Anti-Korupsi, sementara Slank melalui pesan-pesan moralnya. Dengan semangat berkobar Antasari mengajak anak muda untuk membangun komitmen, bahwa korupsi dan koruptor adalah musuh bersama bangsa. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Mewakili Slank, Bimbim berharap agar pertemuan ini menjadi pemicu pemberantasan korupsi dari berbagai segi. Bimbim mengatakan bahwa Slank akan terus berkarya melalui musik yang memberikan pesan moral. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Taktik Cerdas KPK&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Taktik KPK merangkul para pekerja seni seperti Slank merupakan sebuah terobosan yang jitu, mengingat kelompok musik rock papan atas ini, memiliki jutaan penggemar alias Slankers yang berasal dari berbagai kalangan. Dalam posisi ini, KPK cukup cerdas melihat bahwa cepat atau lambat para Slankers akan segera mempimpin negeri yang sudah carut marut ini.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Slank dengan “Gosip Jalanan”-nya kebetulan beruntung di waktu yang tepat saja. Kecaman yang diberikan Gayus Lumbun, Wakil Ketua Badan Kehormatan DPR-RI, terhadap Slank usai menyanyikan "Gosip Jalanan" pekan lalu. Harus dibayar mahal dengan tertangkapnya Al Amin Nur Nasution anggota Komisi IV DPR-RI atas tuduhan menerima suap. Gayus Lumbun dengan terpaksa harus menjilat kembali ludah kecamannya atas Slank. Gayus dipermalukan koleganya sendiri dan sikap reaksionernya atas Slank.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebenarnya kritik atas DPR yang korup sudah pernah dilakukan, tepatnya di era-80-an kritik terhadap anggota DPR dan pemerintahan korup sudah dilakukan. Di masa jaya-jayanya Orde Baru ini, Iwan Fals menciptakan banyak lagu dengan tema kritik sosial dan pesan moral seperti “Oemar Bakri” dan juga “Wakil Rakyat”. Kendati ditulis dalam syair yang halus dan apa adanya, namun lagu ini cukup pedas karena membuat merah telinga pada anggota dewan yang “terhormat”. Lirik lagu “Wakil Rakyat” ini dianggap sangat kiri dan menyinggung Orde Baru. Bahkan kalau tidak salah ingat, Iwan Fals sempat mengalami “teror kecil” dari kelompok pendukung Orde Baru. Bahkan irama lagu itu dituduh mirip dengan irama lagu Gendjer-gendjer, satu dari beberapa lagu Rakyat Osing-Banyuwangi yang diangkat Lembaga Kebudayaan Rakyat (LEKRA) untuk dipopulerkan di awal 60-an oleh alm Bing Slamet dan Lilies Suryani. Seperti diketahui, LEKRA sendiri adalah lembaga tempat berkumpulnya para seniman dan sastrawan kiri Indonesia dan sangat dekat dengan Partai Komunis Indonesia (PKI). &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kembali pada KPK dan Antasari, di kalangan polisi ada pomeo tua yang sering beredar dari jaman ke jaman. &lt;em&gt;“Kalau mau menangkap pencuri harus pernah jadi pencuri atau minimal bergaul dengan kelompok pencuri.”&lt;/em&gt; Dengan demikian semua pola pikir dan rencana-rencana pencuri mudah terbaca dan diketahui untuk digagalkan dan ditangkap. Pomeo ini ternyata berlaku juga berlaku di KPK, masih segar dalam ingatan bagaimana saat Antasari dan tim-nya menangkap Jampidsus Urip Tri Gunawan terkait suap 6 milyar rupiah dalam kasus BLBI pertengahan Maret lalu. Dua hari setelah Kejaksaan Agung mem-peti es-kan kasus BLBI. Mudahnya jaksa Urip Tri Gunawan ditangkap karena Antasari Azhar juga mantan jaksa. Jadi dengan mudah Ia dan KPK mengendus modus operandi yang digunakan jaksa-jaksa junior. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Dukungan para musisi, seniman dan juga sastrawan kepada KPK dalam memberantas korupsi tidak hanya sebatas pesan moral semata, tetapi lebih dari itu, agar KPK benar-benar menjadi motor dan juga contoh yang baik bagi generasi penerus. Bangsa Indonesia sudah muak dengan pemerintah, anggota legislatif, polisi, hakim, jaksa, dan pengacara yang korup dan tidak jujur. Bangsa ini hanya bisa berharap, mudah-mudahan dalam menangkap para koruptor dan penegak hukum penerima suap lainnya, Antasari tidak korupsi dan menerima suap seperti yang sering dilakukan para penegak hukum lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Eh.. ngemeng-ngemeng…. Antasari ini “Slankers” bukan ya? Hehehe…. Serius amat sih bacanya…!!!&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Tuban 17 April 2008&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046698367024040619-1577860263511414924?l=untukmerahputihku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/feeds/1577860263511414924/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046698367024040619&amp;postID=1577860263511414924&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/1577860263511414924'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/1577860263511414924'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/2008/04/ajak-slank-kpk-cerdas-berantas-korupsi.html' title='KPK Ajak Slank Berantas Korupsi'/><author><name>RoemahDjingga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_8r-yNo24cwY/SD64smlV2PI/AAAAAAAAABc/Siw8pP-1GCw/S220/sumba042005_d.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046698367024040619.post-846604201490582571</id><published>2008-04-14T02:09:00.000-07:00</published><updated>2008-12-13T11:15:52.037-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='politisi busuk'/><title type='text'>Politisi Korup dan Reaksioner Jangan Dipilih Lagi!!!</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;oleh &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Gentry Amalo&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;B&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;adan Kehormatan (BK) DPR-RI, Senin (14/4) tengah menginventarisir nama-nama anggota DPR terkait kasus gratifikasi pengalihan status hutan lindung di Pulau Bintan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Menurut Wakil Ketua BK DPR Gayus Lumbun, pihaknya belum berencana memanggil anggota DPR ini karena BK sendiri belum mengadakan rapat internal. Hingga sepekan terakhir, BK belum memeriksa satupun anggota Dewan, termasuk anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan Al Amin Nur Nasution, tersangka kasus gratifikasi yang dilakukan Sekretaris Daerah Bintan, Azirwan. Kendati belum memeriksa para anggota dewan yang diduga terlibat namun BK telah mengumpulkan data dan informasi termasuk data dan informasi milik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kelambanan kerja-kerja BK ini diakui Gayus Lumbun karena mengikuti aturan yang berlaku di masa reses. Menurutnya rapat internal BK baru dapat dilakukan setelah keluar ijin pimpinan DPR. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Gayus juga berharap agar para anggota BK DPR yang berjumlah 13 orang dapat hadir dalam rapat internal BK ini, agar segera menuntaskan kasus yang telah mencoreng institusi DPR ini. Selain Al Amin Nur Nasution terdapat sembilan nama anggota Komisi IV DPR yang diduga terlibat kasus suap ini. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Jawaban Gayus Lumbun yang juga politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini menunjukan sikap dan watak asli pejabat ataupun wakil rakyat Indonesia saat ini. Disatu pihak mereka, cepat sekali bersikap reaksioner saat ada sesuatu yang menyinggung pencitraan negatif atas diri atau kelompoknya. Sementara disisi lain para pejabat publik ini sangat lamban bekerja dan bertindak. Kelambanan ini disinyalir sebagai upaya &lt;em&gt;“menghambat”&lt;/em&gt; kerja-kerja investigasi, dengan melakukan berbagai macam kompromi politik, terutama untuk &lt;em&gt;“menjaga”&lt;/em&gt; citra positif atas diri dan kelompoknya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Politisi di DPR ataupun pejabat pemerintah seperti Gayus Lumbun ini tidak sedikit. Demi nama baik dan kehormatan anggota dewan yang “terhormat”, Gayus bereaksi dengan mengecam kelompok musik SLANK, usai menyanyikan lagu &lt;em&gt;&lt;strong&gt;“Gosip Jalanan”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; di halaman kantor KPK pekan lalu. Bahkan dalam kecamannya itu, Gayus sempat berujar disalahsatu stasiun televisi swasta nasional dengan meminta SLANK untuk lebih mengurusi para seniman dan artis yang terlibat kasus NARKOBA, daripada mengurusi pekerjaan para politisi di Senayan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Namun sehari setelah Gayus mengecam SLANK, KPK kemudian menangkap anggota Komisi IV Al Amin Nur Nasution di salahsatu kamar Hotel Ritz Carlton. Al Amin ditangkap beserta Sekda Bintan Azirwan dan seorang perempuan muda pada pukul dua pagi. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Menyimak berita di beberapa media cetak dan elektronik nasional ini, teringat akan pepatah nenek moyang kita yang mengatakan &lt;em&gt;&lt;strong&gt;“Kuman di seberang lautan nampak, tetapi gajah di pelupuk mata tidak nampak.”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; Ternyata para politisi kita sudah lupa dengan pepatah itu. Gayus Lumbun “sibuk” menjaga citra kehormatan DPR-RI, dengan mengecam para musisi muda kritis seperti &lt;em&gt;SLANK&lt;/em&gt;. Tetapi lupa melihat bahwa nyanyian &lt;em&gt;“Gosip Jalanan”&lt;/em&gt; ciptaan &lt;em&gt;SLANK&lt;/em&gt; yang dinyanyikan di halaman depan Kantor KPK siang itu sebagai &lt;strong&gt;&lt;em&gt;“isyarat”&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; dan pertanda bahwa KPK akan menangkap salah seorang anggota dewan yang “terhormat” karena terlibat kasus suap. Rupanya politisi kita termasuk Gayus Lumbun sudah &lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;TIDAK PEKA&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; lagi akan isyarat-isyarat dan tanda-tanda jaman. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kini setelah sepekan, salah satu anggota dewan yang “terhormat” ditangkap, bisakah Gayus Lumbun dan kawan-kawannya membuktikan bahwa mereka, para anggota dewan yang “terhormat” bukan “mafia” pembuat undang-undang dan peraturan yang ujung-ujungnya DUIT??? Ya… kita lihat saja nanti…!!! &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja berbagai kompromi politik akan terjadi saat membersihkan coreng di wajah DPR-RI dan partai-partai saat ini. Jadi ada baiknya jika pada PEMILU 2009, rakyat Indonesia tidak memilih politisi atau calon pemimpin yang reaksioner dan asyik membangun citra, demi kepentingan diri dan kelompoknya. Sudah saatnya rakyat memilih kaum muda yang sadar akan bahaya korupsi dan berwatak anti-korupsi, yakni Kaum Muda yang progresif-revolusioner. Kaum Muda yang berjiwa Nasionalis luas.&lt;br /&gt;Hidup Rakyat!!!&lt;br /&gt;Hidup Kaum Muda Anti-Korupsi!!!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046698367024040619-846604201490582571?l=untukmerahputihku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/feeds/846604201490582571/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046698367024040619&amp;postID=846604201490582571&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/846604201490582571'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/846604201490582571'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/2008/04/politisi-korup-dan-reaksioner-jangan.html' title='Politisi Korup dan Reaksioner Jangan Dipilih Lagi!!!'/><author><name>RoemahDjingga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_8r-yNo24cwY/SD64smlV2PI/AAAAAAAAABc/Siw8pP-1GCw/S220/sumba042005_d.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046698367024040619.post-6156300022944975527</id><published>2008-03-29T13:12:00.000-07:00</published><updated>2008-12-13T11:13:10.614-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan ku'/><title type='text'>In-Memoriam Murad Aidit</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Oleh: &lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Gentry Amalo&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_8r-yNo24cwY/R_Pp-_-1usI/AAAAAAAAAAU/8TUgnAijY_I/s1600-h/murad.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5184744864569735874" style="margin: 0px 0px 10px 10px; float: right; width: 208px; height: 157px;" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_8r-yNo24cwY/R_Pp-_-1usI/AAAAAAAAAAU/8TUgnAijY_I/s320/murad.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;S&lt;/strong&gt;ubuh tadi, pukul 05.44 wita–, saat embun masih berselimutkan dingin, saya dikejutkan sebuah pesan singkat yang masuk ke salahsatu nomor telepon genggam saya. Pesan ini dikirim salah seorang kerabat dekat Om Murad yang bunyinya &lt;em&gt;“Telah meninggal dunia Om Murad Aidit pagi ini jam 4.55 AM, tolong disampaikan pada teman atau kerabat yang lain.”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pun terhenyak sesaat, mata yang semula hendak terlelap sontak enggan terpejam lagi. Saya pun mencoba membaca ulang pesan singkat tadi. Hanya sekedar meyakinkan bahwa kabar duka ini memang benar adanya. Saya hanya bisa menghela nafas beberapa kali, sembari mengirim pesan singkat balasan dari saya kepada “MY”: &lt;em&gt;“terima kasih Mba’ atas infonya, saya turut berduka..”&lt;/em&gt;, kemudian pesan singkat yang lain lagi, saya kirimkan kepada keponakan Om Murad yang berinisial MI,.. &lt;em&gt;“Mas, turut berduka ya,.. atas berpulangnya Om Murad..”&lt;/em&gt; dan tidak berapa lama kemudian pesan singkat lain terkirim ke telepon genggam saya, rupanya balasan dari MI &lt;em&gt;“terima kasih, salam hangat selalu..”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jingga fajar pun mulai merekah, rasa duka ini membuat ingatan saya kembali pada peristiwa pertemuan kami beberapa tahun silam, tepatnya pada sebuah pagi di 2001. Masih segar dalam ingatan saya. Saat itu Murad Aidit, yang biasa kami panggil dengan sebutan “Om Murad”, berkunjung ke Denpasar Bali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunjungan ini bukanlah sebuah hal yang istimewa, mengingat salahsatu keponakan Om Murad ketika itu, memang menetap di Denpasar. Perkenalan saya dengan Om Murad-lah yang membuat kunjungan itu menjadi istimewa, selain itu ada pula rencana kehadiran Madame Danielle Mitterrand di Bali, istri mendiang mantan Presiden Prancis. Beliau berniat bertemu dengan para mantan Tapol-Napol 65 di Bali. Saat itu Madame Mitterrand memang sedang melakukan perjalanan menuju Timor-Timur, sebuah negeri Sosialis Demokratik yang baru merdeka dari “penjajahan” Indonesia. Selama pertemuan, banyak hal yang kami diskusikan terkait persiapan rencana pertemuan dengan mantan Ibu negara Prancis. yang paling saya ingat adalah batuk Om Murad yang sesekali terdengar ditengah-tengah keseriusan pertemuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengamati sesuatu secara mendalam sudah menjadi kebiasaan saya sedari kecil dulu. Terlebih jika ada “orang baru” yang hadir dalam sebuah kelompok atau pertemuan. Saat itu, saya memang lebih banyak memperhatikan Om Murad. Memperhatikan semua gerak-geriknya, mulai dari cara bicara hingga beberapa pandangannya dalam pertemuan itu. Pagi itu, adalah pertemuan pertama saya dengannya. Sebelumnya saya, Habsari Savitri, dan juga Nanang, tidak menyangka bahwa dalam pertemuan ini, hadir salahsatu adik kandung dari Achmad Aidit atau yang lebih dikenal dengan sebutan D.N. Aidit, Ketua Central Committe Partai Komunis Indonesia yang sangat legendaris itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak pernah menyangka ataupun bermimpi, bahwa saya akan bertemu dengan sosok yang sangat sederhana dan bersahaja ini. Mengenakan baju batik berwarna coklat, yang dipadankan dengan celana katun berwarna coklat muda. Rambut yang telah memutih dengan janggut perak yang dibiarkan sedikit memanjang, mengingatkan saya akan sosok Ho Chi Minh, bapak bangsa Vietnam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sembari bersalaman-tangan dengannya, saya menyebutkan nama saya. Saya memberikan komentar, &lt;em&gt;“Janggut Om Murad mengingatkan saya akan sosok Uncle Ho.”&lt;/em&gt; Kata saya, Dia pun tertawa lepas. Kendati tubuh rapuh dimakan usia, tetapi semangat yang berkobar tampak jelas terlihat dari mata Om Murad. Lantas Kamipun berfoto bersama dan foto yang sama, saya temukan dua pekan silam, saat saya sedang membersihkan tumpukan buku-buku di kamar saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi tadi, saya hanya bisa berdoa serta mengangkat tangan kiri, sambil berujar dalam hati, &lt;em&gt;“Selamat jalan Om Murad, selamat jalan KAWAN, semoga persada suci ini, menerima kembali tubuh renta nan suci-mu itu. Semoga semangat perjuangan serta rela berkorban-mu tetap merasuk pada jiwa setiap anak muda bangsa ini.” &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kuta, 29-03-2008&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046698367024040619-6156300022944975527?l=untukmerahputihku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/feeds/6156300022944975527/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046698367024040619&amp;postID=6156300022944975527&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/6156300022944975527'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/6156300022944975527'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/2008/04/in-memoriam-murad-aidit.html' title='In-Memoriam Murad Aidit'/><author><name>RoemahDjingga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_8r-yNo24cwY/SD64smlV2PI/AAAAAAAAABc/Siw8pP-1GCw/S220/sumba042005_d.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_8r-yNo24cwY/R_Pp-_-1usI/AAAAAAAAAAU/8TUgnAijY_I/s72-c/murad.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046698367024040619.post-9182241753227917144</id><published>2007-12-08T19:25:00.000-08:00</published><updated>2008-12-13T11:10:14.022-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Global Warming'/><title type='text'>PERUBAHAN IKLIM, Emil Salim Merasa Tersinggung</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;" class="artMeta"&gt;     &lt;div class="artDate"&gt;08 December 2007 06:25&lt;/div&gt;              &lt;div class="artSumber"&gt;Sumber: &lt;a href="http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0712/08/humaniora/4054368.htm"&gt;&lt;b&gt;Kompas: Sabtu, 08 Desember 2007&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   Nusa Dua, Kompas  - Ketua Delegasi Indonesia pada Konferensi PBB tentang Perubahan Iklim di Nusa Dua, 3-14 Desember, yang juga mantan Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup, Emil Salim tersinggung dan sempat menyatakan tidak akan menjelaskan apa pun di depan forum CSF (Civil Society Forum), di atas panggung Kampung Bali CSF, Nusa Dua, Jumat (7/12).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketersinggungan itu dipicu ulah pemuda dari beberapa lembaga swadaya masyarakat yang tertampung pada CSF berkali- kali meneriaki Emil Salim dengan kata "komprador" (antek negara asing) ketika didaulat untuk memberikan penjelasan singkat di atas panggung tersebut. "Kalau sudah dianggap komprador, ya, sudah, saya tidak akan berbicara apa pun lagi," tegas Emil Salim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia pun segera meninggalkan panggung dan menggunakan kendaraan menuju kawasan konferensi di Hotel Westin. Sementara itu, pintu masuk menuju ke lokasi panggung ditutup dan dibarikade oleh 30-an polisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, belasan pemuda yang badannya dilukis dan membentuk tulisan Climate Justice serta membawa foto-foto, di antaranya kerusakan hutan dan sungai, berniat beraksi di kawasan Hotel Westin, lokasi konferensi. Namun, aksi itu dihadang polisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koordinator Program Kampung Bali CSF Gentry Amalo mengatakan, dia juga tidak tahu soal agenda aksi sejumlah pemuda tersebut. "Ini benar-benar di luar jadwal dan memang mereka tidak berizin. Kami juga menyayangkan sikap mereka terhadap Pak Emil Salim," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara terpisah, Wakil Komandan Paspampres Brigjen (Mar) M Alfian Baharudin menegaskan, Konferensi PBB tentang Perubahan Iklim di Nusa Dua harus berlangsung aman. Untuk itu, perintah tembak di tempat akan dilakukan terhadap pengacau keamanan yang nekat menerobos hingga ke ring I. (AYS/ANS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.indopolitik.com/berita/2007/12/08/perubahan-iklim-emil-salim-merasa-tersinggung.php"&gt;http://www.indopolitik.com/berita/2007/12/08/perubahan-iklim-emil-salim-merasa-tersinggung.php&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046698367024040619-9182241753227917144?l=untukmerahputihku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/feeds/9182241753227917144/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046698367024040619&amp;postID=9182241753227917144&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/9182241753227917144'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/9182241753227917144'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/2007/12/perubahan-iklim-emil-salim-merasa.html' title='PERUBAHAN IKLIM, Emil Salim Merasa Tersinggung'/><author><name>RoemahDjingga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_8r-yNo24cwY/SD64smlV2PI/AAAAAAAAABc/Siw8pP-1GCw/S220/sumba042005_d.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046698367024040619.post-836329589679398604</id><published>2007-10-08T03:22:00.001-07:00</published><updated>2008-12-13T11:08:13.322-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan ku'/><title type='text'>Sepenggal Kenangan Buat Lilis Suryani</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;oleh &lt;span style="color: rgb(255, 153, 0); font-weight: bold;"&gt;Gentry Amalo&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;H&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;ujan yang turun sejak sore tadi baru saja usai. Sesaat saya melirik layar telepon genggam, hhmmm… ternyata sudah menunjukan pukul 21.30 wib,.. sudah malam rupanya. Udara dingin yang dibawa hujan petang tadi, masih terasa menusuk hingga sumsum tulang. Saya pun memeriksa lemari dapur, karena mungkin saja masih ada sisa buka puasa tadi yang bisa mengganjal lambung yang mulai keroncongan karena dingin. Sayang makanan yang saya cari tinggal sejumput saja. Sedikit malas, saya pun beranjak keluar rumah. Otak pun diputar sambil mencari alternatif lokasi penjual makanan kaki lima di pelosok kampung yang masih buka pada malam ini. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Melawan dingin, jalanan kampung pun saya susuri. Kaki pun saya langkahkan langsung menuju pojok kampung yang tempat beberapa penjual makanan kaki lima mangkal. Ah.. betapa beruntungnya, ternyata warung penjual mie ayam dan bakso masih buka. Langsung saja saya memesan semangkuk bakso, karena mie ayam yang jadi salahsatu makanan favorit saya telah habis. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sambil menunggu, saya duduk di kursi panjang yang berhadap-hadapan. Selintas terlihat koran pagi tadi. Langsung saja saya ambil dan baca. Halaman demi halaman saya buka dan selintas tidak ada yang menarik. Di halaman sebelas harian lokal itu, mata pun terpaku pada berita berpulangnya Lilies Suryani, penyanyi di era 60-an, karena kanker rahim. Lilies Suryani meninggal di usia 59 tahun. Tiba-tiba saya teringat pada masa kecil dulu, sewaktu saya masih tinggal di Magetan, sebuah kota kecil dikaki Gunung Lawu-Jawa Timur. Tahun 1980-an, saat itu, Ibu yang biasa saya panggil mama, setiap pagi kerap memutar kaset-kaset Lilies Suryani. Dari semua lagu yang paling saya hafal adalah lagu &lt;em&gt;“Gang Kelinci”.&lt;/em&gt; Lagu itu sungguh jenaka sehingga membuat saya dengan mudah mengingat pada irama dan syairnya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Meninggalnya Lilies Suryani pada 7 October lalu, membuat saya sangat berduka. Pasalnya pada hari meninggalnya ini, entah kenapa, saya sangat ingin mendengarkan lagu &lt;em&gt;“Gendjer-Gendjer”&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;“Oentoek Padoeka Jang Moelia Presiden Soekarno”&lt;/em&gt; yang saya download dari internet. Diam-diam, lagu lawas itu saya putar berulang-ulang dengan volume suara yang tidak terlalu keras. Ini saya lakukan karena merasa tidak enak jika diketahui si empunya rumah tempat menumpang beberapa hari ini. Sambil merenung saya bertanya dalam hati bagaimana kabar Lilies Suryani sekarang ini??? Ternyata pertanyaan saya tentang kabar Lilies Suryani minggu petang kemarin, telah dijawab Senin malam ini. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Minggu petang kemarin, kedua lagu yang dinyanyikan Lilies Suryani ini, membuat saya terhanyut pada suasana era 60-an. Saat Rakyat Indonesia dibawah Soekarno dan PKI sedang gencar-gencarnya melawan Neo-Kolonialisme dan Imperialisme. Suara Lilies Suryani yang terdengar melalui RRI, membuat banyak anak muda Indonesia ketika itu, penuh dengan semangat revolusi. Ya.. sebuah semangat Revolusi Anti Nekolim. Mereka pun bergabung dalam satuan-satuan sukarelawan yang dikirimkan membantu Operasi Trikora di Papua Barat maupun Dwikora di Kalimantan Utara dan Semenanjung Malaka. Salah satu dari para pemuda dan pemudi itu adalah Ayah dan Ibu saya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ah.. sudahlah, semangkuk bakso yang hangat ini, nyaris tidak membuat saya bersemangat untuk menyantapnya lagi. Selamat jalan Lilis Suryani, selamat berjumpa dengan Sang Pencipta mu, selamat berjumpa dengan orang-orang yang kau kenal dan telah mendahuluimu. Disini, di bumi ini, namamu tetap abadi, tidak hanya pada lagu-lagu jenaka seperti &lt;em&gt;“Gang Kelinci”&lt;/em&gt; yang membuat namamu melambung, tetapi juga pada lagu-lagu seperti &lt;em&gt;“Gendjer-Gendjer”&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;“Oentoek Padoeka Jang Moelia Presiden Soekarno.”&lt;/em&gt; Sebagai penghargaan buatmu, saya pun kembali memutar kedua lagu yang kau nyanyikan di tahun 1962-an ini, yang hingga kini masih di”haram”kan untuk diputar,…itu &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Gendjer-gendjer neng ledokan pating keleler&lt;br /&gt;Gendjer-gendjer neng ledokan pating keleler&lt;br /&gt;Emake thole teka-teka mbubuti gendjer&lt;br /&gt;Emake thole teka-teka mbubuti gendjer&lt;br /&gt;Oleh satenong mungkur sedot sing tolah-tolih&lt;br /&gt;Gendjer-gendjer saiki wis digawa mulih&lt;br /&gt;Gendjer-gendjer esuk-esuk digawa nang pasar&lt;br /&gt;Gendjer-gendjer esuk-esuk digawa nang pasar&lt;br /&gt;didjejer-djejer diunting pada didasar&lt;br /&gt;didjejer-djejer diunting pada didasar&lt;br /&gt;emake djebeng tuku gendjer wadahi etas&lt;br /&gt;gendjer-gendjer saiki arep diolah &lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046698367024040619-836329589679398604?l=untukmerahputihku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/feeds/836329589679398604/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046698367024040619&amp;postID=836329589679398604&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/836329589679398604'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/836329589679398604'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/2007/10/sepenggal-kenangan-buat-lilis-suryani_08.html' title='Sepenggal Kenangan Buat Lilis Suryani'/><author><name>RoemahDjingga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_8r-yNo24cwY/SD64smlV2PI/AAAAAAAAABc/Siw8pP-1GCw/S220/sumba042005_d.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046698367024040619.post-8438509753919157002</id><published>2005-10-10T19:41:00.000-07:00</published><updated>2008-12-13T11:06:19.658-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bom Bali'/><title type='text'>Ledakan di Bali</title><content type='html'>&lt;span class="postbody"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Jakarta, KCM - &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Dua orang korban tewas ditemukan di Kafe Teba, Jimbaran, Bali, akibat &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;ledakan yang terjadi Sabtu (1/10) malam.  &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Seperti dilaporkan Kontributor TV7 &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Gentry Amalo&lt;/span&gt; kepada Radio Sonora, &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;seorang korban tewas di atas meja dalam keadaan tubuh tercabik-cabik.  &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Ledakan bom di Kafe Teba ini terjadi pukul 19.45 WITA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;puluhan korban luka-luka telah dilarikan ke rumah sakit terdekat.  G&lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;entry melaporkan, dua ledakan secara bersamaan terjadi di Kafe Teba &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;saat pelayan sedang menyiapkan makan malam bagi para tamu. Kafe Teba &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;ini berada di pinggir Pantai Jimbaran dan dekat dengan Hotel Four &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Season. Setelah dua ledakan bersamaan ini, 30 menit kemudian terjadi &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;ledakan lemah di sekitar Kafe Teba. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Ledakan juga terjadi di Kafe Rajasa, Kuta, 15 menit setelah ledakan di &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Jimbaran. Belum diketahui kerusakan dan jumlah korban akibat ledakan &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;di tempat. Namun, karena tempatnya yang tertutup diperkirakan banyak &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;korban di tempat ini. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Sampai saat ini Tim Gegana dan Detasemen 88 Polda Bali masih melakukan &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;penyisiran dan penyelidikan di lapangan. Di sekitar Kafe Teba, polisi &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;menemukan kabel yang ditanam di pasir pantai. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Penulis:  Nik&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.apakabar.ws/forums/viewtopic.php?p=59340&amp;amp;sid=5a871f8b23d3c461ac792d55311a17e0"&gt;http://www.apakabar.ws/forums/viewtopic.php?p=59340&amp;amp;sid=5a871f8b23d3c461ac792d55311a17e0&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Berita Terkait: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; • Tiga Ledakan Terjadi di Bali &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046698367024040619-8438509753919157002?l=untukmerahputihku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/feeds/8438509753919157002/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046698367024040619&amp;postID=8438509753919157002&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/8438509753919157002'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/8438509753919157002'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/2001/10/ledakan-di-bali.html' title='Ledakan di Bali'/><author><name>RoemahDjingga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_8r-yNo24cwY/SD64smlV2PI/AAAAAAAAABc/Siw8pP-1GCw/S220/sumba042005_d.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046698367024040619.post-3013319164625040223</id><published>2002-10-23T08:04:00.000-07:00</published><updated>2008-12-13T11:03:44.122-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bom Bali'/><title type='text'>Bali Administration Prepares Mass Grave for Bomb Victims</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.thejakartapost.com/news/2002/10/23/bali-administration-prepares-mass-grave-bomb-victims.html"&gt;The Jakarta Post.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Headline News, October 23, 2002&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I Wayan Juniartha and Tiarma Siboro, The Jakarta Post,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nusa Dua, Bali - The Bali administration has set aside a plot of land in the Mumbul area of Jimbaran sub district, some 30 kilometers south of the provincial capital of Denpasar, for a mass grave for unidentified victims of the Oct. 12 bombing in Kuta. “There are several state-owned plots of land in that area, and we have decided to use one of them as the site for the mass burial,” Deputy Governor I Gusti Bagus Alit Putra said on Tuesday.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The death toll in the bombing reached 190 after six victims who were evacuated to Australia died of their injuries on Tuesday. Most of the fatalities were foreigners. Alit Putra declined to give the exact location of the plot or how large the designated mass grave would be.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Addressing concerns by several customary villages or desa adat, which do not want unidentified bodies buried on their land for fear that they will defile the spiritual realm of the villages, Alit Putra stressed that the designated land belonged to the provincial administration, not the customary villages. “After all, the area around the designated land is already filled with several different cemeteries,” he said.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The only place that matches Alit Putra’s description is located next to the Ngurah Rai highway connecting Denpasar and Kuta, and linking the airport and the tourist resort of Nusa Dua. Alit Putra said the bodies of the unidentified victims could either be buried directly or cremated first. He said the Bali administration was waiting for a forensic team to complete its work trying to identify the victims before beginning the process of the mass burial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“As soon as the forensic team completes the identification process on the bodies and decides that some of the bodies are beyond identification, and after securing permission from the countries that lost citizens in the bombings, then we will begin to move the bodies to the designated plot,” he said. &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;As of Tuesday, the team has identified 52 bodies.&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;Lanang Rudiarte, director of Sanglah General Hospital in Denpasar, said that of the 52 bodies, 20 had been returned by their families to their respective countries, including two Americans, two Australians, three Britons, one Ecuadorian and one German. Lanang also said that his team, assisted by an Australian expert, had started to embalm the victims.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;The medical personnel, assisted by experts from Australia, Singapore, and Thailand, had also started conducting DNA tests on the victims. “Thus far, tests have been conducted on their blood, fingernails, and their teeth,” Lanang said.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Unlike the first three days after the tragedy, only a few foreign volunteers were seen in Sanglah on Tuesday as some of them had been replaced by volunteers from the International Committee of the Red Cross along with local counterparts from the Indonesia Red Cross.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meanwhile, &lt;strong style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Gantry Amalo&lt;/strong&gt;, a local volunteer from Humanitarian Volunteer Network for Bali (JRKB), said that Sanglah had received more than Rp 350 million in aid from various sources, including local and foreign institutions. The hospital, nevertheless, still complained that the money was not enough to cover all its expenses, as it still had to pay Rp 31 million in debt to local drug stores, Gantry said. The central government has promised assistance amounting to some Rp 1 billion to a number of hospitals, including Sanglah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meanwhile, the Bali administration also promised to assist the families of the dead to the tune of Rp 3 million each as well as the injured, with Rp 2.5 million each. Lanang said that currently Sanglah hospital was only treating 21 injured, mostly locals, while some others were being cared for at the Puri Raharja and Dharma Husada Hospitals in Denpasar. “The 121 injured foreigners have been evacuated to various countries, including Australia and the U.S.,” Lanang said.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.thejakartapost.com/news/2002/10/23/bali-administration-prepares-mass-grave-bomb-victims.html"&gt;&lt;br /&gt;http://www.thejakartapost.com/news/2002/10/23/bali-administration-prepares-mass-grave-bomb-victims.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046698367024040619-3013319164625040223?l=untukmerahputihku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/feeds/3013319164625040223/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046698367024040619&amp;postID=3013319164625040223&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/3013319164625040223'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/3013319164625040223'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/2008/07/bali-administration-prepares-mass-grave.html' title='Bali Administration Prepares Mass Grave for Bomb Victims'/><author><name>RoemahDjingga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_8r-yNo24cwY/SD64smlV2PI/AAAAAAAAABc/Siw8pP-1GCw/S220/sumba042005_d.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046698367024040619.post-9012673204795519606</id><published>2001-08-06T18:46:00.000-07:00</published><updated>2008-12-13T10:58:21.267-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gerakan Mahasiswa'/><title type='text'>Dipertanyakan, Larangan Demo di Depan Istana</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Senin Wage, 6 Agustus 2001&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Denpasar (Bali Post)&lt;/span&gt; - Kepolisian jangan hanya membatasi kebebasan kelompok rakyat mengeluarkan pendapat, misalnya dengan berdemo di suatu tempat. Mereka sebaiknya menuntaskan tugas mendesak, seperti menangkap buronan kelas kakap Edy Tanzil, Tommy Soeharto atau mengungkap pelaku pengeboman yang terus marak di sejumlah wilayah Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu disampaikan juru bicara Aliansi Mahasiswa Demokratik Gentry F. Amalo dan pengamat sosial politik Drs. Chusmeru, M.Si., Sabtu (4/8)lalu di Denpasar. Mengomentari pernyataan Polda Metro Jaya tentang pelarangan demonstrasi di istana presiden dan wapres, Gentry mengatakan, UU No. 9 tahun 1998 itu merupakan produk orang-orang orba. Karena itu, UU itu merugikan rakyat atau elemen-elemennya yang hendak menyampaikan pendapat secara terbuka di muka umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diberitakan Bali Post Sabtu (4/8), pihak Polda Metro Jaya melalui Kaditserse Kombes Pol. Adang Rochjana mengatakan, Polda Metro Jaya melarang masyarakat berdemo di depan istana presiden dan wapres, dengan memberlakukan UU No. 9 tahun 1998.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengatakan, jalan di depan istana persiden dan wapres juga bukan jalan umum, sehingga tak beralasan kalau dikatakan demo di tempat itu akan mengganggu ketertiban umum. ''Sah saja kalau sekelompok rakyat, LSM atau siapa saja yang hendak mengemukakan pendapat atau melakukan tuntutan yang masuk akal,'' ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gentry mengatakan, Aliansi Mahasiswa Demokratik khawatir wacana Polda Metro Jaya itu akan mengakibatkan semua daerah juga mengikuti, sehingga ada pelarangan demo di depan kantor gubernur, bupati, DPRD, markas jajaran Kodam dan Polda. ''Kalau itu terjadi, ke mana rakyat mesti menyampaikan pendapat atau aspirasinya, ketika wakil-wakil  mereka di Dewan sudah tak bisa dipercaya karena tak mau menyampaikan aspirasinya?'' ujar Gentry.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, dosen PS D4 Pariwisata Unud yang seringkali terlibat aktif mendampingi mahasiswa berdemontrasi Drs. Chusmeru, M.Si. mengatakan, sependapat dengan Gentry. Dia mengatakan, untuk menjaga kestabilan kondisi negara bukanlah dengan melarang atau membatasi orang berdemonstrasi atau sekadar mengeluarkan pendapat di muka umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi, demo, aksi atau unjuk rasa merupakan salah satu bentuk kebebasan berpendapat, berbicara di muka umum yang dijamin pasal 28 UUD 1945. ''Justru para elite parpol dan penguasa yang berebut kekuasaan dengan berbagai cara itulah yang bisa menggoyahkan kestabilan negara. Perseteruan politik yang sampai mengganggu  kestabilan negera itulah yang perlu dihentikan. Tampak pihak Polda Metro keblinger membuat wacana, bahwa stabilitas negara mesti dijaga dengan melarang orang berdemonstrasi,'' ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika UU No. 9 itu diberlakukan pada pemerintahan Presiden Megawati, lanjutnya, berarti kita sudah mundur. Soalnya, saat Gus Dur presiden, rakyat diberikan kemerdekaan mengemukakan pendapat bahkan sampai masuk istana presiden, asalkan tak merusak (anarkis). ''Saya bukan pro-Gus Dur dan menetang Presiden Megawati, tetapi atas nama demokrasi, pelarangan demo di tempat-tempat tertentu itu bertentangan dengan pasal 28 UUD 1945,'' katanya. Chusmeru mempertanyakan, siapa pembisik Polda Metro sampai mengeluarkan pernyataan melarang demo di istana presiden dan wapres.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya, kata dia, kepolisian menuntaskan banyak pekerjaan seperti mengusut kasus Semanggi I dan II, peristiwa penyerbuan kantor DPP PDI 27 Juli 1996 yang mengakibatkan banyak korban tewas dan ratusan hilang, menangkap buronan Tommy Soeharto, atau mengungkap pelaku banyak kasus pengeboman dan menangkap kembali pengebom BEJ yang kabur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Rasanya saat baru diangkat menjadi Kapolri, Pak Bimantoro pernah berjanji akan menangkap buronan kakap Tommy Soeharto dalam sebulan. Seharusnya, kepolisian menuntaskan tugas-tugas pentingnya itu, bukan malah hanya mengurusi orang berdemonstrasi. Patut dipertanyakan, kepolisian itu sesungguhnya berpihak kepada siapa? Kepada negara dan rakyat ataukah kepada elite politik yang selalu berebut jabatan dan kekuasaan?'' ujarnya. (013)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.balipost.co.id/balipostcetak/2001/8/6/b3.htm"&gt;http://www.balipost.co.id/balipostcetak/2001/8/6/b3.htm&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046698367024040619-9012673204795519606?l=untukmerahputihku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/feeds/9012673204795519606/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046698367024040619&amp;postID=9012673204795519606&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/9012673204795519606'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/9012673204795519606'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/2001/08/dipertanyakan-larangan-demo-di-depan.html' title='Dipertanyakan, Larangan Demo di Depan Istana'/><author><name>RoemahDjingga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_8r-yNo24cwY/SD64smlV2PI/AAAAAAAAABc/Siw8pP-1GCw/S220/sumba042005_d.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046698367024040619.post-7881382633504429524</id><published>2001-07-27T19:31:00.000-07:00</published><updated>2008-12-13T10:55:48.826-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gerakan Mahasiswa'/><title type='text'>[INDONESIA-VIEWS] PEACE - Call for Solidarity with People's Resistance</title><content type='html'>&lt;h1 style="text-align: justify;"&gt;[INDONESIA-VIEWS] PEACE - Call for Solidarity with People's Resistance&lt;/h1&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;strong&gt;From:&lt;/strong&gt; &lt;a href="mailto:apakabar@saltmine.radix.net"&gt;&lt;em&gt;apakabar@saltmine.radix.net&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Date:&lt;/strong&gt; Fri Jul 27 2001 - 12:27:45 EDT &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;hr style="margin-left: 0px; margin-right: 0px;" noshade="noshade"&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; From: "CSVI/GPDI" &lt;&lt;a href="mailto:peace@xs4all.nl?Subject=Re:%20%5BINDONESIA-VIEWS%5D%20PEACE%20-%20Call%20for%20Solidarity%20with%20People%27s%20Resistance&amp;amp;In-Reply-To=%3C200107271627.KAA04251@indopubs.com%3E"&gt;peace@xs4all.nl&lt;/a&gt;&gt;&lt;br /&gt;To: &lt;a href="mailto:apakabar@radix.net?Subject=Re:%20%5BINDONESIA-VIEWS%5D%20PEACE%20-%20Call%20for%20Solidarity%20with%20People%27s%20Resistance&amp;amp;In-Reply-To=%3C200107271627.KAA04251@indopubs.com%3E"&gt;apakabar@radix.net&lt;/a&gt; dll&lt;br /&gt;Subject: [URGENT CALL FOR INTERNATIONAL SOLIDARITY WITH the People's][ Resistance in Indonesia and Aceh!]&lt;br /&gt;Date: Fri, 27 Jul 2001 14:35:26 +0200&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;CSVI/GPDI Coordinationgroup for Support the People's Resistance in INDONESIA/ Support Movement for Democratization In INDONESIA URGENT CALL FOR INTERNATIONAL SOLIDARITY WITH the People_s Resistance in Indonesia and Aceh!&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Denpasar, 27 of July 2001&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Wita, an activist from Aliansi Anti Orde Baru, began with hunger strike action to protest Anti-Militarism in Indonesia at front of the University of Udayana _Bali on 27 July 01. This Protest Action is also for solidarity action with FDRA (Acehnese Democratic Peoples Resistance Front) and SMUR (Students Solidarity with Aceh People) to campaign for free of 17 members of FDRA, when they arrested last week in Aceh, and the victims of fire bombed by thugs on July 22 in Lampung. The solidarity action of Wita having support from another Students organization to begin with the hunger strike action:&lt;/p&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Eka Cahya, Castro Fernandez, &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Gentry de Amalo&lt;/span&gt; from Badan Aktivitas Mahasiswa untuk Pembebasan Rakyat (BAMPER),&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Gede Sila Arjana and Dwi Condro (Gerakan Pemuda Kerakyatan / GPK-Bali),&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ito, Kalang dan Ojon Nonubusa (LMND Kupang)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;The solidarity actions are continuing with student_s demonstration on Difference University at Bali.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Background:&lt;/p&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Aceh People's Democratic Resistance Front (FPDRA) is an open mass organization. FPDRA was established in Banda Aceh on March 3, 2001 in its 1st Congress. This Congress, also called the Unification Congress, was participated by several student and youth organizations, namely Student Solidarity with the People (SMUR), Communication Means of Student Action of South Aceh Youth (WAKAMPAS), Al-Muslim Student Movement for the People (GAMAUR), and Action Solidarity of Nusantara Aceh Students (SAMAN). These 4 organizations subsequently agreed to fuse into one trans-sectoral mass organization in Aceh.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;17 members, including Kautsar, of the Acehnese Peoples Democratic Resistance Front (FPDRA) and other democratic organisations were arrested in Banda Aceh last week. The names of those arrested are: Thamrin Ananda - FPDRA Secretary-General, Amri, Ari Maulana, - LBH Banda Aceh lawyer and the legal counsel for Kautsar, Rufriadi, SH - LBH Banda Aceh Director, Hendra - FPDRA Banda Aceh, Zamzani - SMUR, Banta - Coordinator of the command post, Adi - FPDRA, Plaza Rizal - FPDRA, Mahmudal, Chairperson SMUR , Iskandar - KOMPOS, Dedi - KOMPOS, Bahktiar - LBH employee, Jakfar - SPKP, Unidentified youth sitting at LBH bus stop plus several unidentifie visitors to command post&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lampung, Sumatra: At 4.00am July 22, a hunger strike protests in the Sumatran town of Lampung was fire bombed by thugs.  The thugs, suspected to be military in plain clothes, threw petrol into the tent in which the hunger strikers were sleeping and then somehow set alight to the tent. The tent, floor coverings and bags inside the tent immediately burst into flames.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;URGENT APPEAL!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;The People in Indonesia and Aceh are getting more and more conscious of abuses of exploitation of Imperialist collaboration and are calling for hand in hand fighting for the freedom of all oppression people in Indonesia and for the Right of self-determination of Aceh.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;In according to support of our urgent actions from Indonesia! We, CSVI/ GPDI, will likes a greatly possibly for International Solidarity Actions to Support the People's Resistance in Indonesia. Because is also very important demands of this support for DE-MILITARISATION IN INDONESIA and for SUPPORT OF REFERENDUM FOR ACEHNESE PEOPLE IN ACEH.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;URGENT ACTION !!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;A BOYCOTT OF EXXON MOBIL, production operations of America's biggest gas company, IS also FOR A BOYCOTT OF the Indonesian state oil company, PERTAMNINA in Aceh.&lt;br /&gt;STOP MILITARY OPERATIONS IN ACEH!&lt;br /&gt;BOYCOTT OF ARMS TRADE TO INDONESIAN REGIME!&lt;br /&gt;REPEAL OF ARMED FORCES TO INDONESIAN SOCIAL/POLITICAL LIFE!&lt;br /&gt;ABOLISHING CORRUPTIONS, COLLOSIONS AND CONGLOMERATION!&lt;br /&gt;DECREASE OF PRIMARY PEOPLE_S NEEDS PRICES!&lt;br /&gt;INVESTIGATING OF ALL OWNERSHIPS OF SUHARTO_S CHILDREN,&lt;br /&gt;MINISTER_S CHILDRENS AND OTHERS OFFICIALS CHILDREN!&lt;br /&gt;----- End of forwarded message from CSVI/GPDI --------&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;pre&gt;HOMEPAGE: Mailing List &amp;amp; Database Center - &lt;&lt;a href="http://www.indopubs.com/"&gt;http://www.indopubs.com&lt;/a&gt;&gt;---&lt;br /&gt;&lt;/pre&gt; &lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.hamline.edu/apakabar/basisdata/2001/07/27/0033.html"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255); font-weight: bold;"&gt;http://www.hamline.edu/apakabar/basisdata/2001/07/27/0033.html&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;pre&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;/pre&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046698367024040619-7881382633504429524?l=untukmerahputihku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/feeds/7881382633504429524/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046698367024040619&amp;postID=7881382633504429524&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/7881382633504429524'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/7881382633504429524'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/2001/07/indonesia-views-peace-call-for.html' title='[INDONESIA-VIEWS] PEACE - Call for Solidarity with People&apos;s Resistance'/><author><name>RoemahDjingga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_8r-yNo24cwY/SD64smlV2PI/AAAAAAAAABc/Siw8pP-1GCw/S220/sumba042005_d.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046698367024040619.post-9172647183502512523</id><published>2001-07-27T08:08:00.000-07:00</published><updated>2008-12-13T10:53:58.339-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gerakan Mahasiswa'/><title type='text'>URGENT CALL FOR INTERNATIONAL SOLIDARITY WITH the People's</title><content type='html'>[INDONESIA-VIEWS] PEACE - Call for Solidarity with People’s Resistance&lt;br /&gt;Juli 27, 2001 • Tidak ada Komentar&lt;br /&gt;[INDONESIA-VIEWS] PEACE - Call for Solidarity with People’s Resistance&lt;br /&gt;From: apakabar@saltmine.radix.net&lt;br /&gt;Date: Fri Jul 27 2001 - 12:27:45 EDT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;From: “CSVI/GPDI” &lt;peace@xs4all.nl&gt;&lt;br /&gt;To: apakabar@radix.net dll&lt;br /&gt;Subject: [URGENT CALL FOR INTERNATIONAL SOLIDARITY WITH the People's][ Resistance in Indonesia and Aceh!]&lt;br /&gt;Date: Fri, 27 Jul 2001 14:35:26 +0200&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/peace@xs4all.nl&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;peace@xs4all.nl&gt;CSVI/GPDI Coordinationgroup for Support the People’s Resistance in INDONESIA/ Support Movement for Democratization In INDONESIA URGENT CALL FOR INTERNATIONAL SOLIDARITY WITH the People_s Resistance in Indonesia and Aceh!&lt;/peace@xs4all.nl&gt;&lt;br /&gt;&lt;peace@xs4all.nl&gt;&lt;/peace@xs4all.nl&gt;&lt;br /&gt;&lt;peace@xs4all.nl&gt;Denpasar, 27 of July 2001&lt;/peace@xs4all.nl&gt;&lt;br /&gt;&lt;peace@xs4all.nl&gt;Wita, an activist from Aliansi Anti Orde Baru, began with hunger strike action to protest Anti-Militarism in Indonesia at front of the University of Udayana _Bali on 27 July 01. This Protest Action is also for solidarity action with FDRA (Acehnese Democratic Peoples Resistance Front) and SMUR (Students Solidarity with Aceh People) to campaign for free of 17 members of FDRA, when they arrested last week in Aceh, and the victims of fire bombed by thugs on July 22 in Lampung. The solidarity action of Wita having support from another Students organization to begin with the hunger strike action:&lt;/peace@xs4all.nl&gt;&lt;br /&gt;&lt;peace@xs4all.nl&gt;&lt;/peace@xs4all.nl&gt;&lt;br /&gt;&lt;peace@xs4all.nl&gt;   * Eka Cahya, Castro Fernandez, &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Gentry de Amalo&lt;/span&gt; from Badan Aktivitas Mahasiswa untuk Pembebasan Rakyat (BAMPER),&lt;/peace@xs4all.nl&gt;&lt;br /&gt;&lt;peace@xs4all.nl&gt;   * Gede Sila Arjana and Dwi Condro (Gerakan Pemuda Kerakyatan / GPK-Bali),&lt;/peace@xs4all.nl&gt;&lt;br /&gt;&lt;peace@xs4all.nl&gt;   * Ito, Kalang dan Ojon Nonubusa (LMND Kupang)&lt;/peace@xs4all.nl&gt;&lt;br /&gt;&lt;peace@xs4all.nl&gt;&lt;/peace@xs4all.nl&gt;&lt;br /&gt;&lt;peace@xs4all.nl&gt;The solidarity actions are continuing with student_s demonstration on Difference University at Bali.&lt;/peace@xs4all.nl&gt;&lt;br /&gt;&lt;peace@xs4all.nl&gt;&lt;/peace@xs4all.nl&gt;&lt;br /&gt;&lt;peace@xs4all.nl&gt;Background:&lt;/peace@xs4all.nl&gt;&lt;br /&gt;&lt;peace@xs4all.nl&gt;&lt;/peace@xs4all.nl&gt;&lt;br /&gt;&lt;peace@xs4all.nl&gt;  1. Aceh People’s Democratic Resistance Front (FPDRA) is an open mass organization. FPDRA was established in Banda Aceh on March 3, 2001 in its 1st Congress. This Congress, also called the Unification Congress, was participated by several student and youth organizations, namely Student Solidarity with the People (SMUR), Communication Means of Student Action of South Aceh Youth (WAKAMPAS), Al-Muslim Student Movement for the People (GAMAUR), and Action Solidarity of Nusantara Aceh Students (SAMAN). These 4 organizations subsequently agreed to fuse into one trans-sectoral mass organization in Aceh.&lt;/peace@xs4all.nl&gt;&lt;br /&gt;&lt;peace@xs4all.nl&gt;  2. 17 members, including Kautsar, of the Acehnese Peoples Democratic Resistance Front (FPDRA) and other democratic organisations were arrested in Banda Aceh last week. The names of those arrested are: Thamrin Ananda - FPDRA Secretary-General, Amri, Ari Maulana, - LBH Banda Aceh lawyer and the legal counsel for Kautsar, Rufriadi, SH - LBH Banda Aceh Director, Hendra - FPDRA Banda Aceh, Zamzani - SMUR, Banta - Coordinator of the command post, Adi - FPDRA, Plaza Rizal - FPDRA, Mahmudal, Chairperson SMUR , Iskandar - KOMPOS, Dedi - KOMPOS, Bahktiar - LBH employee, Jakfar - SPKP, Unidentified youth sitting at LBH bus stop plus several unidentifie visitors to command post&lt;/peace@xs4all.nl&gt;&lt;br /&gt;&lt;peace@xs4all.nl&gt;  3. Lampung, Sumatra: At 4.00am July 22, a hunger strike protests in the Sumatran town of Lampung was fire bombed by thugs. The thugs, suspected to be military in plain clothes, threw petrol into the tent in which the hunger strikers were sleeping and then somehow set alight to the tent. The tent, floor coverings and bags inside the tent immediately burst into flames.&lt;/peace@xs4all.nl&gt;&lt;br /&gt;&lt;peace@xs4all.nl&gt;&lt;/peace@xs4all.nl&gt;&lt;br /&gt;&lt;peace@xs4all.nl&gt;URGENT APPEAL!&lt;/peace@xs4all.nl&gt;&lt;br /&gt;&lt;peace@xs4all.nl&gt;&lt;/peace@xs4all.nl&gt;&lt;br /&gt;&lt;peace@xs4all.nl&gt;The People in Indonesia and Aceh are getting more and more conscious of abuses of exploitation of Imperialist collaboration and are calling for hand in hand fighting for the freedom of all oppression people in Indonesia and for the Right of self-determination of Aceh.&lt;/peace@xs4all.nl&gt;&lt;br /&gt;&lt;peace@xs4all.nl&gt;&lt;/peace@xs4all.nl&gt;&lt;br /&gt;&lt;peace@xs4all.nl&gt;In according to support of our urgent actions from Indonesia! We, CSVI/ GPDI, will likes a greatly possibly for International Solidarity Actions to Support the People’s Resistance in Indonesia. Because is also very important demands of this support for DE-MILITARISATION IN INDONESIA and for SUPPORT OF REFERENDUM FOR ACEHNESE PEOPLE IN ACEH.&lt;/peace@xs4all.nl&gt;&lt;br /&gt;&lt;peace@xs4all.nl&gt;&lt;/peace@xs4all.nl&gt;&lt;/div&gt;&lt;peace@xs4all.nl&gt;&lt;br /&gt;URGENT ACTION !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A BOYCOTT OF EXXON MOBIL, production operations of America’s biggest gas company, IS also FOR A BOYCOTT OF the Indonesian state oil company, PERTAMNINA in Aceh.&lt;br /&gt;STOP MILITARY OPERATIONS IN ACEH!&lt;br /&gt;BOYCOTT OF ARMS TRADE TO INDONESIAN REGIME!&lt;br /&gt;REPEAL OF ARMED FORCES TO INDONESIAN SOCIAL/POLITICAL LIFE!&lt;br /&gt;ABOLISHING CORRUPTIONS, COLLOSIONS AND CONGLOMERATION!&lt;br /&gt;DECREASE OF PRIMARY PEOPLE_S NEEDS PRICES!&lt;br /&gt;INVESTIGATING OF ALL OWNERSHIPS OF SUHARTO_S CHILDREN,&lt;br /&gt;MINISTER_S CHILDRENS AND OTHERS OFFICIALS CHILDREN!&lt;br /&gt;—– End of forwarded message from CSVI/GPDI ——–&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/peace@xs4all.nl&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.hamline.edu/apakabar/basisdata/2001/07/27/0033.html"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255); font-weight: bold;"&gt;http://www.hamline.edu/apakabar/basisdata/2001/07/27/0033.html&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046698367024040619-9172647183502512523?l=untukmerahputihku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/feeds/9172647183502512523/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046698367024040619&amp;postID=9172647183502512523&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/9172647183502512523'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/9172647183502512523'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/2008/07/urgent-call-for-international.html' title='URGENT CALL FOR INTERNATIONAL SOLIDARITY WITH the People&apos;s'/><author><name>RoemahDjingga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_8r-yNo24cwY/SD64smlV2PI/AAAAAAAAABc/Siw8pP-1GCw/S220/sumba042005_d.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046698367024040619.post-7242743619690910634</id><published>2001-07-21T11:44:00.000-07:00</published><updated>2008-12-13T11:49:22.610-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gerakan Mahasiswa'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;DAERAH SEKILAS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;MEDAN - Badan Warisan Sumatera (BWS) akan menggelar Pekan Warisan Medan (PWM) 2001, 9-12 Agustus mendatang. Demikian dikatakan Direktur Eksekutif BWS Hasti Tarekat, Minggu (29/7). Rencananya, dalam kegiatan itu akan digelar berbagai acara seperti pentas seni, parade kendaraan antik, open house bangunan bersejarah, BWS corner, Anugerah Pelestarian 2001, pemutaran film dokumenter, lomba mewarnai gambar, Heritage Goes to Mall di Thamrin Plaza Medan, dan Story Board. "Khusus Heritage Goes to Mall yang berisi pameran 60 buah foto klasik Medan tempo dulu, telah di mulai sejak Sabtu (28/7) dan akan digelar sampai hari terakhir PWM," kata Hasti. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(anv)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;DENPASAR&lt;/span&gt; - Enam mahasiswa melakukan aksi mogok mulai Jumat (27/7) dan belum tahu akan berakhir kapan. Mereka adalah Eka Cahya, Castro Fernandez, &lt;span style="color: rgb(255, 153, 0); font-weight: bold;"&gt;Gentry Amalo&lt;/span&gt; (dari &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Badan Aktivitas Mahasiswa untuk Pembebasan Rakyat &lt;/span&gt;atau Bamper), Dwi Condro (Gerakan Pemuda Kerakyatan Bali), serta Ito Kalang dan Ojon Nonubusa (Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi). Mereka tinggal di bawah tenda yang didirikan di bagian depan halaman Universitas Udayana, Denpasar. Mereka mengajukan enam tuntutan kepada pemerintah, di antaranya segera tuntaskan tragedi berdarah 27 Juli 1996, pengadilan kepada perwira TNI/Polri yang terlibat, dan pembubaran Partai Golkar. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(isw)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BANDAR LAMPUNG - Tim penjinak bahan peledak (jihandak) Poltabes Bandar Lampung, Sabtu (28/7), mengevakuasi bungkusan berupa paket yang diduga berisi bom. Namun, paket itu ternyata hanya berisi boneka mainan. Keterangan yang dihimpun dari Markas Poltabes Bandar Lampung menyebutkan, sejumlah anggota polisi sempat mendatangi lokasi, di rumah seorang warga bernama Gatot, di dekat Kampus Universitas Bandar Lampung (UBL), Labuhan Ratu, Kedaton Bandar Lampung. Setelah menerima laporan dari warga yang mencurigai adanya bungkusan berisi bom, aparat kepolisian segera menyusuri lokasi dan melakukan evakuasi. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(Antara)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BENGKULU - Aparat reserse Polres Rejang Lebong Bengkulu berhasil menangkap delapan warga yang tengah melakukan pencurian kayu dengan cara menebangi kawasan hutan lindung di Bukit Daun Register 5 dekat terowongan kabel PLTA Musi, Ujan Mas. Menurut Kepala Satserse Polres Rejang Lebong Syamsul Makali, Sabtu (28/7), pelaku sudah lima hari berada di hutan lindung dan melakukan penebangan kayu sebanyak lima kubik berukuran 7X14 meter dari hasil tebangan 105 batang pohon. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(Antara)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MUARA TEWEH -Mahlan (50), seorang pedagang bahan pokok yang biasa menggunakan kapal berkeliling sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Barito di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, tewas ditembak dengan senapan angin. Kepala Polres Barut Ajun Komisaris Besar Drs Budi Waseso didampingi Kepala Polsek Laung Tuhup Bripka Widada di Muara Teweh, Minggu (29/7) mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di Desa Muara Tuhup, Kecamatan Laung Tuhup, Sabtu lalu sekitar pukul 19.00. Korban terkena tembakan ketika tengah berada di atas kapalnya KM Karyati yang tengah singgah di Desa Muara Tuhup. Motifnya kejahatan itu adalah pemerasan, dan pelakunya sudah ditangkap. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(Antara) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;color:black;"   &gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www2.kompas.com/kompas-cetak/0107/30/DAERAH/daer20.htm"&gt;&lt;o:p&gt; http://www2.kompas.com/kompas-cetak/0107/30/DAERAH/daer20.htm&lt;/o:p&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046698367024040619-7242743619690910634?l=untukmerahputihku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/feeds/7242743619690910634/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046698367024040619&amp;postID=7242743619690910634&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/7242743619690910634'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/7242743619690910634'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/2001/07/daerah-sekilas-medan-badan-warisan.html' title=''/><author><name>RoemahDjingga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_8r-yNo24cwY/SD64smlV2PI/AAAAAAAAABc/Siw8pP-1GCw/S220/sumba042005_d.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046698367024040619.post-4350921940116395521</id><published>2001-07-15T08:29:00.000-07:00</published><updated>2008-12-13T10:52:37.901-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gerakan Mahasiswa'/><title type='text'>Violence Erupts in Bima, Sumbawa Island</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; MATARAM, West Nusa Tenggara (JP)&lt;/span&gt;: As Mataram returned to normal after being rocked by sectarian violence last week, the town of Bima on the island of Sumbawa was hit by riots on Sunday.&lt;br /&gt;Antara news agency reported on Monday that a place of worship and a house were set ablaze by a mob in the village of Mbawa in the Donggo district of Bima. The island of Sumbawa is east of Lombok.&lt;br /&gt;Bima Police chief Lt. Col. Burhanuddin Andi confirmed the incident on Monday, saying that around 30 people, including students, torched and damaged the place of worship and a house belonging to an official at the place of worship. He did not reveal if the place of worship was a church or a mosque, but said that it was located some 60 kms west of Bima.&lt;br /&gt;"The place of worship is at least one kilometer away from residential areas, enabling the rioters to freely burn the building," he said. Three other places of worship were saved from the anger of the mob, he added.&lt;br /&gt;Many people assume the mob hailed from another village. No one has been arrested over the incident.&lt;br /&gt;"A team has been established to investigate the case," Burhanuddin said.&lt;br /&gt;The situation in Mbawa village and Raba was under control he said. "Locals are active in maintaining the peace."&lt;br /&gt;In a related development, West Nusa Tenggara Governor Harun Al Rasyid stated that a good Muslim was a Muslim who never disturbed others.&lt;br /&gt;When officiating at an Ababil, a local civilian militia group, ceremony in Central Lombok on Monday, the governor said there must have been provocateurs behind the recent Mataram mayhem. "Don't let the provocateurs roam around this area." he said.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Bali &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Meanwhile, at least 25 youth and student organizations on Bali have set up an umbrella organization to prevent sectarian conflict from occurring on the island.&lt;br /&gt;The Indonesian Muslim Student Association (HMI) and the Indonesian Catholic Students Association (PMKRI) are among the student organizations who have joined the umbrella organization.&lt;br /&gt;Chairman of the Indonesian Hindu Dharma Student Association &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Gentry F. Amalo&lt;/span&gt; officially announced the establishment of the umbrella organization, called the Communique of Peace Lovers, in Denpasar on Monday.&lt;br /&gt;"We are trying to heal the wreck of religious harmony, which has been ruined by a series of violent incidents" Gentry said.&lt;br /&gt;Dozens of banners calling for peace were erected in all corners of Bali as a preliminary step in the peace campaign.&lt;br /&gt;The communique has raised funds for the victims of religious clashes in Mataram, and members of the communique are also active as volunteer workers at refugees camps.&lt;br /&gt;"We just want to prove that solidarity can be built between people of different races and religions, and that, finally, humanity is beyond everything," he said. (zen/sur)&lt;a href="http://my.reset.jp/%7Eadachihayao/000125C.htm"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://my.reset.jp/%7Eadachihayao/000125C.htm"&gt;http://my.reset.jp/~adachihayao/000125C.htm&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046698367024040619-4350921940116395521?l=untukmerahputihku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/feeds/4350921940116395521/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046698367024040619&amp;postID=4350921940116395521&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/4350921940116395521'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/4350921940116395521'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/2008/07/violence-erupts-in-bima-sumbawa-island.html' title='Violence Erupts in Bima, Sumbawa Island'/><author><name>RoemahDjingga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_8r-yNo24cwY/SD64smlV2PI/AAAAAAAAABc/Siw8pP-1GCw/S220/sumba042005_d.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6046698367024040619.post-2941485355215522859</id><published>2001-02-07T19:57:00.000-08:00</published><updated>2008-12-13T10:51:07.753-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gerakan Mahasiswa'/><title type='text'>MEMORANDUM RAKYAT INDONESIA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Prihatin menyaksikan sepak-terjang para elite politik Indonesia di Jakarta yang menyibukkan diri mereka sehari-hari dengan politik perebutan kekuasaan yang vulgar dan tidak demokratis sambil sengaja mengabaikan tugas-tugas besar untuk menyelamatkan negara dan bangsa Indonesia dari berbagai macam krisis yang sedang diderita, kami rakyat Indonesia yang tidak mewakili kepentingan kelompok manapun kecuali kepentingan kami sebagai rakyat negara Republik Indonesia membuat Memorandum berikut:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Jangan korbankan negara Republik Indonesia demi dan atas nama apapun&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan lupakan atau manipulasi Enam Visi Reformasi Gerakan      Mahasiswa Indonesia yang menumbangkan rezim Orde Baru&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan biarkan wakil rakyat memanipulasi kepentingan rakyat demi kepentingan jangka pendek partai&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan hanya menuntut terciptanya pemerintahan atau Eksekutif       yang bersih dan reformis, tapi Legislatif dan Judikatif yang bersih dan reformis juga mutlak perlu&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan jadikan politik sebagai panglima dengan mengorbankan sendi-sendi kehidupan lain seperti ekonomi, sosial, budaya,      pendidikan, dan lain lain&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan korbankan etika dan moral politik demi politik      machiavelisme antar-partai&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan lupakan bahwa rakyat Indonesia masih hidup miskin dan      sengsara akibat salah urus negara oleh rezim Orde Baru&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Demikianlah Memorandum kami.&lt;br /&gt;Denpasar, Bali, 7 Februari 2001&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami yang membuat dan mendukung Memorandum:&lt;br /&gt;Saut Situmorang, penyair dan eseis, Denpasar&lt;br /&gt;Tan Lioe Ie, penyair, Denpasar&lt;br /&gt;Raudal Tanjung Banua, mahasiswa, Denpasar&lt;br /&gt;Warih Wisatsana, penyair, Denpasar&lt;br /&gt;Nuryana A. Saddys Asmara, penyair, Denpasar&lt;br /&gt;Cok Sawitri, penyair, Denpasar&lt;br /&gt;Y. Winanto, reporter, Denpasar&lt;br /&gt;Mas Ruscita, pencinta seni, Denpasar&lt;br /&gt;Gus Martin, pencinta seni, Denpasar&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Gentry Amalo&lt;/span&gt;, mahasiswa, Denpasar&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Habsari Savitri, mahasiswa, Denpasar&lt;br /&gt;Wayan Sunarta, penyair, Denpasar&lt;br /&gt;A Saichu Imran, Komunitas SAMPAH, Denpasar&lt;br /&gt;Djoko Wasono, mahasiswa, Denpasar&lt;br /&gt;Okti Ahmad Yani, mahasiswa, Denpasar&lt;br /&gt;Adolf Tapilatu, SMID, Denpasar&lt;br /&gt;Yuanita Ramadhan, SMID, Denpasar&lt;br /&gt;Ngurah Karyadi, JIKA, Denpasar&lt;br /&gt;Yudhi Irawanto, SMID, Denpasar&lt;br /&gt;Jonet TM, mahasiswa, Denpasar&lt;br /&gt;Pramita, mahasiswi, Denpasar&lt;br /&gt;Sepadya, mahasiswi, Denpasar&lt;br /&gt;Moel, musisi, Denpasar&lt;br /&gt;Wendi Putranto, wartawan, Jakarta&lt;br /&gt;Andre Tiranda, musisi, Jakarta&lt;br /&gt;Adi S, musisi, Jakarta&lt;br /&gt;Jacob Alex, musisi, Jakarta&lt;br /&gt;Alex Donald, musisi, Jakarta&lt;br /&gt;Agung Nugroho, musisi, Jakarta&lt;br /&gt;Usrox, musisi, Denpasar&lt;br /&gt;Joko, mahasiswa, Denpasar&lt;br /&gt;Timbul, calo motor, Denpasar&lt;br /&gt;Agus Telop, musisi, Denpasar&lt;br /&gt;Semadi, pencinta seni, Denpasar&lt;br /&gt;Tony, pegawai swasta, Denpasar&lt;br /&gt;Efrain M, mahasiswa, Denpasar&lt;br /&gt;Jool, pelukis, Legian&lt;br /&gt;Ngk Kt Danie, driver, Denpasar&lt;br /&gt;Dede SS, pelukis, Denpasar&lt;br /&gt;Mang Ming, social worker, Denpasar&lt;br /&gt;Bowo, mahasiswa, Denpasar&lt;br /&gt;Sakten, mahasiswa, Denpasar&lt;br /&gt;Gun Gun, pengangguran, Denpasar&lt;br /&gt;Detesa Aw, pengangguran, Denpasar&lt;br /&gt;Putu Suasta, LSM, Denpasar&lt;br /&gt;Fajar Arcana, wartawan, Denpasar&lt;br /&gt;Panji Tisna, penulis dan edukator, Tabanan&lt;br /&gt;Gede Phalayasa Inkanakarsa, pemerhati budaya, Bali&lt;br /&gt;Rai Sulastra, wartawan, Denpasar&lt;br /&gt;Kun Adyana, SEMA STSI, Denpasar&lt;br /&gt;Kelompok Sudamala, STSI, Denpasar&lt;br /&gt;RARE 99, STSI, Denpasar&lt;br /&gt;Sinta Maroe, pemerhati seni-budaya, Denpasar&lt;br /&gt;Ade "Alimin" Andreawan, mahasiswa, Denpasar&lt;br /&gt;Goes - 2, mahasiswa, Denpasar&lt;br /&gt;Dewa Ubud Merta YS, mahasiswa, Denpasar&lt;br /&gt;Roni, mahasiswa, Denpasar&lt;br /&gt;Ogek Diah, mahasiswa, Denpasar&lt;br /&gt;Yudha Prakoso, wartawan, Denpasar&lt;br /&gt;Hendrik T, mahasiswa/karyawan, Denpasar&lt;br /&gt;Amartawa, karyawan, Denpasar&lt;br /&gt;Suardika, penulis, Denpasar&lt;br /&gt;IGA Bulan Purnama S, Bali Vision newscaster, Denpasar&lt;br /&gt;Ucok Donny, Denpasar&lt;br /&gt;Komang Ardana, mahasiswa, Denpasar&lt;br /&gt;Made Budhiana, pelukis, Denpasar&lt;br /&gt;Prihani, rakyat, Denpasar&lt;br /&gt;Helmy, rakyat, Denpasar&lt;br /&gt;B Wijaya S, rakyat, Denpasar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://listserv.dartmouth.edu/scripts/wa.exe?A2=ind0102&amp;amp;L=bahasa&amp;amp;D=0&amp;amp;P=2423&amp;amp;F=P"&gt;http://listserv.dartmouth.edu/scripts/wa.exe?A2=ind0102&amp;amp;L=bahasa&amp;amp;D=0&amp;amp;P=2423&amp;amp;F=P&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6046698367024040619-2941485355215522859?l=untukmerahputihku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/feeds/2941485355215522859/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6046698367024040619&amp;postID=2941485355215522859&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/2941485355215522859'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6046698367024040619/posts/default/2941485355215522859'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://untukmerahputihku.blogspot.com/2001/02/memorandum-rakyat-indonesia.html' title='MEMORANDUM RAKYAT INDONESIA'/><author><name>RoemahDjingga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_8r-yNo24cwY/SD64smlV2PI/AAAAAAAAABc/Siw8pP-1GCw/S220/sumba042005_d.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
